Kesimpulan Moeldoko soal Nilai Plus Jokowi Pasca-debat Kedua

Selasa, 19 Februari 2019 – 21:51 WIB
Moeldoko. Foto: M. Fathra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin (TKN Jokowi - Ma'ruf) Moeldoko menyatakan, ada tiga hal yang bisa dilihat dari jagonya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 pada debat kandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu lalu (17/2). Moeldoko menyebut tiga hal yang bisa dilihat dari Jokowi adalah menguasai masalah, solutif dan pemberani.

Moeldoko mengatakan, Jokowi menguasai masalah karena faktor agregat lantaran berkarier di pemerintahan sejak menjadi wali kota, gubernur hingga presiden. "Semuanya itu menjadi basic yang dimiliki dan menjadi talenta sehingga menguasai persoalan bangsa," ucap Moeldoko di Jakarta, Selasa (19/2).

BACA JUGA: Jokowi Menang Banyak di Debat Capres Karena 6 Hal Ini

Kedua, kata Moeldoko menjelaskan, Jokowi menyediakan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi saat ini ini. Menurutnya, ada perencanaan strategis tinggalan pemerintahan sebelumnya yang tak bisa dieksekusi, tetapi pada era Jokowi bisa terealisasi.

Baca juga: Fadli Zon: Apa Hebatnya Jokowi?

BACA JUGA: Cerita Gubernur Irwandi soal Tanah Bermasalah Milik Prabowo di Aceh

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) itu menambahkan, banyak proyek masa lalu yang belum selesai bisa dituntaskan secepatnya pada era Jokowi. Salah satu caranya adalah memangkas regulasi yang menghamnat investasi.

"Banyak regulasi-regulasi ataupun peraturan yang menghambat jalannya investasi, beliau datang bisa diselesaikan dengan cepat. Inilah hal-hal yang kelihatan dari seorang leader, selalu mencari solusi," tutur mantan Panglima TNI ini.

BACA JUGA: Silakan Pak Prabowo Lihat Langsung Kondisi Jalan Desa

Terakhir, Moeldoko menyebut Jokowi berani mengambil risiko. Sebagai contoh, Jokowi memutuskan pelaksanaan pembangunan di seluruh pelosok tanah air, termasuk daerah-daerah yang jumlah pemilihnya sedikit. 

"Di mana mengambil risikonya? Kalau beliau mau mencari voters, beliau akan membangun infrastruktur di Jawa. Di Jawa secara politik voters-nya tinggi, secara ekonomi lebih cepat, tapi beliau tidak mengambil itu," terangnya. 

Veteran kelahiran Kediri itu juga menilai Jokowi berani dalam mengambil kebijakan soal utang. Padahal jika Jokowi mau tetap populer, kata Moeldoko, mantan gubernur DKI itu bisa saja tak berutang.

Namun, Jokowi justru mengambil kebijakan yang berisiko pada popularitasnya. “Beliau melakukan hal-hal untuk mengambil sebuah risiko (berutang) karena memikirkan kepentingan masa depan," ucap Moeldoko.

Karena itu Moeldoko meyakini elektabilitas Jokowi - Ma’ruf meningkat pasca-debat kedua kontestan Pilpres 2019. Terlebih, masyarakat Indonesia menginginkan pemimpin pemberani. Berita terkait: Moeldoko Sebut Kubu Prabowo Goreng Isu Seolah Jokowi Bohong

“Nah, itu sudah dimiliki semua oleh beliau (Jokowi, red). Jadi elektibiltasnya bisa dipastikan meningkat," pungkasnya.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ikhtiar Kiai Maruf Berkontribusi untuk Umat Lewat Pesantren Nawawi Tanara


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler