Kesulitan Ekonomi, Warim Gantung Diri di Balik Lemari

Senin, 30 Januari 2017 – 07:17 WIB
GANTUNG DIRI: Jenazah Warim terbujur di atas dipan, Minggu (29/1). Warim diduga bunuh diri karena tak kuat menghadapi tekanan ekonomi. Foto: radartegal.com

jpnn.com - jpnn.com - Himpitan masalah ekonomi membuat Warim (56) memilih jalan pintas. Warga Desa Pakulaut, Kecamatan Margasari di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah itu nekat gantung diri di dalam kamarnya, Minggu (29/1).

Tubuh pria renta yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh itu ditemukan menggantung di belakang lemari kamarnya oleh salah seorang anaknya. Anak Warim yang bernama Santoso mengatakan, mulanya dia mencari-cari keberadaan ayahnya.

BACA JUGA: Sakit Tak Kunjung Sembuh, Kantri Pilih Jalan Pintas

“Saya menanyakan keberadaan ayah saya. Namun tidak ada seorang pun yang mengetahuinya," katanya seperti diberitakan radartegal.com.

Penasaran dengan keberadaan Warim, akhirnya Santoso mencarinya ke seluruh sudut ruangan di rumah ayahnya. Santoso awalnya menemukan sandal ayahnya.

BACA JUGA: Bertengkar dengan Pacar, Wawan Pilih Terjun ke Sungai

Selanjutnya, yang dilihat Santoso adalah pemandangan memilukan. Ayahnya tergantung di belakang lemari.

"Saya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi," ungkapnya.

BACA JUGA: Patah Hati, Putra Pak Kades Bunuh Diri

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Margasari mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Dugaan sementara, Warim nekat gantung diri karena himpitan ekonomi.(muj/zul/jpg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jasad Misterius Perempuan Bertato Mengapung di Sungai


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler