Ketika Rano Karno Benar-benar Jadi Anak Kuliahan

Target Raih Cumlaude Studi Ilmu Politik Dalam 3,5 Tahun

Jumat, 21 Januari 2011 – 07:37 WIB
Rano Karno. Foto : Dokumentasi Pribadi/Facebook

Tak ada deadline usia dalam menuntut ilmuRano Karno membuktikannya

BACA JUGA: Kaget, Film Golok Setan Di-Dubbing di Australia Jadi Devils Sword

Di usianya yang sudah memasuki kepala lima, pemeran Doel itu memutuskan untuk kuliah
Bukan jurusan "tukang insinyur" yang dipilih, melainkan "tukang politik".

=====================
  Priyo Handoko, Jakarta
=====================

MEGAWATI Soekarnoputri tampak tersenyum simpul saat memakaikan jas almamater secara simbolis kepada Rano Karno

BACA JUGA: Kisah Bona dan Lagu Andai Aku Gayus Tambunan yang Makin Terkenal

Di bagian dada jas almamater berwarna biru muda itu terdapat bordir sebuah lambang, lengkap dengan tulisan Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIP-AN).
 
"Saya nggak menyangka Rano Karno masuk
Alhamdulillah, ini menunjukkan semangat yang tinggi," kata Megawati saat didaulat memberikan kuliah umum di sekolah tinggi yang berada di Jalan Kebagusan III, Jakarta Selatan, kemarin (20/1).
 
Selama ini, imej anak kuliahan begitu melekat pada sosok Rano Karno

BACA JUGA: Mengintip Interior Baru Kantor Laode Ida

Terutama setelah dia memerankan Doel sebagai "tukang insinyur" dalam film Si Doel Anak SekolahanPadahal, Rano yang kini menjabat Wakil Bupati Tangerang dan Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPP PDIP, itu hanya lulusan SMA.
 
Rano menceritakan dirinya tidak sempat kuliah, karena sibuk membangun karir di dunia seni aktingMeski begitu, sebetulnya sudah lama dia memendam keinginan untuk kuliahTapi, belum mendapatkan momentum yang pas dan masih bingung memilih jurusan yang tepat.
 
"Dulu memang lagi mikir mau masuk manaKebetulan DPP PDIP berkerjasama dengan STIP-AN, lalu pimpinan memberikan arahan kepada kita semua, kalau yang memerlukan pendidikan kemari saja," cerita pria kelahiran Jakarta, 8 Oktober 1960, itu.
 
Berdiri pada 23 September 2002 atas dorongan Megawati yang tengah menjabat Presiden, STIP-AN memiliki dua jurusanYakni, S1 Ilmu Politik dan S1 Ilmu Pemerintahan"Aku ambil ilmu politikTargetnya 3,5 tahun selesaiS1 kita kanRano Karno, SIP, Sarjana Ilmu Politik," celoteh Rano, lantas tertawa lepas.

Menurut dia, banyak kader PDIP yang berminat untuk memanfaatkan kesempatan kuliah di STIP-AN.  Tapi, per angkatan hanya dibatasi 30 orang saja"Ini angkatan pertama,"  katanya.
 
Rano menambahkan sangat banyak kader PDIP yang sudah menggenggam status sarjanaCuma bukan berlatarbelakang ilmu politik atau ilmu pemerintahanSehingga lewat STIP-AN, mereka ingin mendalaminya secara spesifik.
 
"Ini sebetulnya semangat dari ketum (Megawati, Red), sudah waktunya kami semua punya frame pendidikan itu penting," tegas Rano"Jadi, si Doel sekolah lagi," imbuhnya, lantas terkekehKehadiran Rano Karno di kampus itu spontan dimanfaatkan sejumlah mahasiswa dan karyawanMereka berebut untu bisa berfoto bersama"Tenang saja, tiap hari entar ketemu kok," canda Rano.
 
Dalam sambutannya, Megawati menuturkan bahwa dirinya pernah kuliah di Fakultas Pertanian UNPAD pada 1963Meledaknya peristiwa G30S pada 1965, membuat Megawati tersingkir dari kampusnyaDia dilarang untuk melanjutkan kuliah oleh pihak kampus, karena ngotot memperjuangkan keyakinan politiknya sebagai aktivis GMNI.
 
"Saya senang sekali cerita iniDulu tidak ada tempat mengaduHAM atau Komnas HAM nggak adaJadi, orang semena-mena boleh saja," kata Megawati yang sempat dihantam wacana capres harus bergelar S1 menjelang pilpres 2009 itu
 
"Jadi, jangan dipikir, Ibu Megawati keluar dari kuliahnya karena drop outNo! saya nggak boleh kuliahKebayang tidak orang mau pintar, tidak bolehMakanya, yang sekarang punya kesempatan sekolah, cari ilmu sedalam ?dalamnya," tegas MegawatiTurut hadir Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo dan Ketua STIP-AN Joedomo Setyawan(*)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga Lampung Jual Ginjal ke Batam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler