Ketika Rita Widyasari Menganggap AKP Robin seperti Malaikat, Begini Ceritanya

Selasa, 19 Oktober 2021 – 02:50 WIB
Eks Bupati Kukar Rita Widyasari usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/10). Rita menjadi tersangka TPK menerima gratifikasi. Ilustrasi Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menganggap sosok eks penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju seperti malaikat.

Rita Widyasari berpandangan begitu setelah eks Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin membawa AKP Robin dan menawarkan bantuan untuk mengurus masalahnya.

BACA JUGA: Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Dihadirkan di Sidang Suap Penyidik KPK AKP Robin

Saat itu, Rita mengaku terpuruk setelah menjalani hukuman penjara di Lapas Kelas IIA Tangerang.

Terlebih lagi, kata perempuan kelahiran 7 November 1973 itu, sejumlah asetnya juga disita oleh KPK.

BACA JUGA: Oknum Kapolsek Diduga Setubuhi Putri Tersangka, Dewi Rana Amir Angkat Bicara

Ketika itu pula AKP Robin menjanjikan bisa membantu Rita untuk memulihkan asetnya melalui peninjauan kembali (PK).

"Malaikat datang. Pikiran saya ada orang menolong saya. Saya, kan, dalam posisi yang sangat buruk," kata Rita di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/10).

BACA JUGA: Ini 4 Petisi Guru Honorer Jelang Tes PPPK Tahap II, Lihat yang Terbanyak Dukungannya

Wanita bergelar Ph.D itu pun langsung percaya bahwa Robin bisa membantunya.

Alasannya, Rita melihat Robin dibawa oleh kolega satu partainya di Golkar, yakni Azis yang merupakan sahabat baik dan kenal sejak lama.

Kedua, AKP Robin menunjukkan id card sebagai penyidik KPK.

"Saya pikir ada perubahan besar. Saya, kan, waktu itu tidak mengerti," ungkap jebolan Universiti Utara Malaysia itu.

Di saat keterpurukan dalam Lapas, eks bupati Kukar itu mengaku tidak pernah meminta bantuan kepada Azis.

Namun, anak mantan bupati Kukar Alm Syaukani Hasan Rais itu melihat masih ada pihak yang peduli dengannya.

Setelah pertemuan dengan Azis dan Robin, Rita kembali didatangi di Lapas oleh bekas penyidik KPK itu dengan membawa advokat Maskur Husain.

Rita juga mendapatkan kabar ada fee Rp 10 miliar untuk pengurusan PK guna memulihkan aset di KPK.

"Seperti disampaikan BAP saya, Pak Maskur sampaikan ini bisa murah harganya karena ada Pak Robin," jelas dia.

Rita juga memercayai Robin lantaran adanya polemik pelemahan KPK akhir-akhir ini. Dia merasakan KPK saat ini sudah lemah sehingga bisa mengamankan sebuah kasus.

"Dalam pikiran saya, KPK berubah, mungkin berbeda dengan KPK zaman dulu," ucapnya.

Selain itu, kata Rita, yang datang menawarkan bantuan dikenalkan oleh Azis Syamsuddin yang dia anggap sebagai sahabat.

"Sehingga, dalam kehidupan saya, ini (Robin) adalah malaikat yang datang," jelas dia. (tan/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler