Ketua DPD RI Apresiasi Inovasi Program One Pesantren One Product di Jawa Timur

Rabu, 07 April 2021 – 18:30 WIB
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat mengunjungi salah satu pondok pesantren di Bondowoso Jawa Timur. Foto: Humas DPD RI.

jpnn.com, SURABAYA - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi program One Pesantren One Product (OPOP) yang kini telah menjelma menjadi kekuatan basis ekonomi pesantren mandiri di Jawa Timur.

Senator dari Dapil Jatim itu menyakini program itu akan membantu pemulihan ekonomi nasional (PEN).

BACA JUGA: Biaya Haji 2021 Bakal Naik, Begini Reaksi LaNyalla Mattalitti

"Namun, tentu saja program tersebut memerlukan dukungan kekuatan finansial, salah satunya melalui perbankan syariah," ujar mantan ketua umum Kadin Jatim itu, Rabu (7/4).

LaNyalla bersyukur PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim memberi kemudahan akses perbankan untuk program OPOP tersebut.

BACA JUGA: Pendaftaran PPPK 2021, Kemenko PMK: Guru Pesantren Bisa Ikut

"Langkah inovasi ini patut diberikan apresiasi yang tinggi dan dukungan yang maksimal agar langkah konkret OPOP ini dapat segera diwujudkan," kata LaNyalla.

Dia meminta kepada pondok pesantren menjalankan program OPOP ini dengan penuh amanat.

BACA JUGA: Bersilaturahmi dengan Alim Ulama di Jawa Tengah, Gus Ami Puji Kiprah Pesantren

LaNyalla optimistis program OPOP ini bila dikembangkan dengan serius akan menjadi percontohan masyarakat berbasis pesantren.

Dia menilai sumber daya manusia (SDM) di pondok-pondok pesantren cukup mumpuni untuk mengembangkan program tersebut.

"Kami berharap ini menjadi pionir kemandirian pesantren yang ke depannya program ini dapat menjadi percontohan masyarakat berbasis pesantren," harap alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut.

Seperti diketahui, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim berupaya mempermudah layanan transaksi keuangan, khususnya bagi masyarakat lingkungan pondok pesantren.

Hal tersebut dituangkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan PT Teknologi Kartu Indonesia dan PT Sidogiri Pandu Utama dalam hal Aplikasi Digital Bisnis dan Layanan Virtual Account Bank Jatim pada aplikasi E-Maal.

OPOP merupakan suatu program peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis ponpes melalui pemberdayaan santri, pesantren dan masyarakat sekitar pesantren. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
DPD RI   Pesantren   Lanyalla   Jatim  

Terpopuler