Ketua MPR: Dimana Polisi?

Rabu, 29 September 2010 – 18:25 WIB
JAKARTA - Ketua MPR Taufiq Kiemas mempertanyakan keberadaan petugas kepolisian hingga dengan mudahnya terjadi bentrokan di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, jalan Ampera Raya, Rabu (29/9)bentrokan ini bahkan telah memakan 3 korab tewas.

"Di mana itu aparat kepolisian, koq dengan mudahnya kelompok itu bentrok hingga 3 korban meninggal," tanya Taufiq Kiemas, di gedung DPR, Nusantara III, Senayan Jakarta, Rabu (29/9).

Selain mempertanyakan keberadaan polisi, Ketua MPR juga mengungkap rasa keprihatinnya atas peristiwa bentrokan dua kelompok itu

BACA JUGA: Rusuh di Jakarta Selatan, Tewaskan 3 Warga

"Padahal, di depan pengadilan itu (PN Jaksel, red) sering terjadi bentrokan atau setidaknya keributan pada sidang-sidang kasus tertentu
Jadi ada dua keprihtinan saya, pertama prihatin terhadap bentrokan dan yang kedua saya juga prihatin aparat polisi ada di mana saat itu," tegasnya.

Menurut Taufiq, seharusnya anggota Polri dari awal-awal sudah mengetahui apa-apa yang dikira akan terjadi dan siap serta sigap mengantisipasinya

BACA JUGA: Rusuh di Jakarta Selatan, 1 Tewas

Itu jelas, sejumlah orang lalu-lalang membawa senjata dan pedang di jalan raya, tetapi lolos dari perhatian kepolisian.

"Koq, preman bawa pistol di tengah kota kayak Densus 88
Polisi membiarkan saja

BACA JUGA: Wako Bekasi Disebut Lagi Dalam Dakwaan Kasus Korupsi

Mestinya Polri harus bertindak cepat, amankan senjata dan orangnya lalu dilacak dari mana dapat pistolnyaPremannya dari manaKan mereka punya intel," ujar Taufiq lagi.

Karena kelalaian aparat kepolisian itu, Ketua MPR mendesak Polri segera mengambil tindakan cepat menertibkan kelompok preman bersenjata tersebutJangan sampai kasus itu meresahkan masyarakatApalagi Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri sebelumnya berjanji akan menertibkan preman, tapi faktanya beda"Preman tidak boleh membawa pistol dan sekarang sudah memakan korban," ujarnya.(fuz/fas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Diduga Provokator, Ketua RT Ditangkap


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler