Khilafatul Muslimin Mencuri Perhatian, Densus 88 Sampaikan Peringatan Serius

Rabu, 01 Juni 2022 – 21:32 WIB
Ilustrasi anggota Densus 88 Antiteror. Ilustrasi Foto: ANTARA/HO

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar menyampaikan peringatan serius untuk masyarakat pascakonvoi kelompok Khilafatul Muslimin.

Kelompok Khilafatul Muslimin baru-baru ini mencuri perhatian dan viral di media sosial saat konvoi menggunakan sepeda motor di wilayah Jakarta Timur dengan membawa atribut khilafah, Minggu (29/5).

BACA JUGA: Prabowo Akui Surya Paloh Lebih Senior, Lalu Sampaikan Kalimat Ini

Tangkapan layar rombongan pengendara sepeda motor membawa atribut khilafah saat melintas di Cawang, Jakarta, Minggu (29/5/2022). ANTARA/Twiter/@miduk17/Yogi Rachman

"Bagi masyarakat atau siapa pun yang bergabung dalam kelompok itu bahwa kelompok tersebut memiliki sejarah panjang keterkaitan dengan berbagai teror dan radikal," kata Aswin saat dikonfirmasi di Jakarta pada Rabu.

BACA JUGA: Soal AKBP Brotoseno, ART: Sangat Berbahaya Jika Kapolri Tidak Bersikap

Secara hisyoris, katanya, kelompok Khilafatul Muslimin punya keterkaitan dengan berbagai peristiwa teror di Indonesia.

Kombes Aswin menyebut pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Baraja sebelumnya pernah ditangkap Densus 88 karena peristiwa teror.

BACA JUGA: 9 Napi di Jatim Ini Dipindah ke Nusakambangan, Apa Kejahatan Mereka?

Dia menyebut Abdul Qodir Baraja juga pernah bergabung dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII).

"Kalau kami lihat dari pendiri kelompok ini atau gerakan ini, dekat sekali dengan kelompok-kelompok radikal, seperti NII," beber Kombes Aswin.

Perwira menengah Polri itu menyatakan konvoi atau kampanye yang dilakukan kelompok Khilafatul Muslimin (KM) jua sangat dekat dengan terorisme.

Densus 88 bahkan tengah menyelidiki peristiwa konvoi tersebut bekerja sama dengan unit kepolisian terkait lainnya. Hal itu guna menelusuri kenapa peristiwa tersebut bisa terjadi dan bagaimana menyikapi selanjutnya.

"Kami lihat nanti, apakah ini akan mengarah ke tindak pidana terorisme atau tidak, nanti berdasarkan bukti-bukti yang akan kami kumpulkan," ujarnya.

Dia berharap dengan memahami sejarah kelompok dan orang-orang yang terlibat dalam gerakan Khilafatul Muslimin, masyarakat bisa lebih waspada.

Terlebih lagi, beberapa orang di kelompok Khilafatul Muslimin juga pernah ditangkap karena terlibat terorisme dan radikalisme.

BACA JUGA: Viral, Konvoi Pengendara Motor Bawa Atribut Khilafah, Densus 88 Langsung Bergerak

"Kam betul-betul mengimbau kalau ada orang yang mengajak lagi seperti itu (konvoi), pikirkan masak-masak berkali-kali, ya. Apabila melakukan dengan bergabung dalam kegiatan itu, ya bisa menghadapi konsekuensi hukum," ucap Kombes Aswin Siregar. (ant/fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler