Khusaeri Bergabung, Skuat Persegres Gresik Makin Percaya Diri

Senin, 24 Juli 2017 – 15:20 WIB
Pemain Sriwijaya FC sedang latihan. Foto: Budiman/dok.JPNN.com

jpnn.com, LAMONGAN - Persegres Gresik United saat ini terdampar di peringkat 17 dari 18 peserta Liga 1. Mereka terpuruk di zona degradasi.

Namun, jelang laga kontra Sriwijaya FC, tim berjuluk Laskar Joko Samudra ini mendadak sangat percaya diri.

BACA JUGA: Kapolda Benarkan Ada Pemain Sriwijaya Dilaporkan Terkait Pemerkosaan, tapi..

Bahkan konfiden partai kandangnya kali ini akan berbuah kemenangan.

Adalah kehadiran Khusaeri yang menaikkan konfidensi Persegres.

BACA JUGA: Lawan Semen Padang, Arema Usung Spirit Piala Presiden

Khusaeri baru saja masuk di jajaran kepelatihan Persegres sebagai asisten Pelatih kepala Hanafi.

Sebagaimana diketahui Khusaeri sebelumnya membantu Widodo Cahyono Putro di Sriwijaya FC saat mengarungi Piala Presiden 2017 sejak medio Januari.

BACA JUGA: Hartono Beber Kendala SFC Gagal Kandaskan Bali United di Laga Kandang

Hampir tiga bulan dia meracik strategi bersama Widodo. Kebersamaan Khusaeri itu rupanya menjadi modal tersendiri Persegres saat menjamu Sriwijaya FC.

"Khusairi pernah di Sriwijaya FC, tentu ini sangat membantu kami saat lawan Sriwijaya FC. Paling tidak dia tahu banyak kekuatan Sriwijaya FC. Apalagi secara materi pemain, Sriwijaya FC tidak berubah dari Piala Presiden," ungkap Pelatih Kepala Persegres, Hanafi, kepada Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Minggu (23/7).

Hanafi percaya kehadiran Khusaeri bakal membantunya mengalahkan Sriwijaya FC. Apalagi, Persegres memang butuh poin kemenangan.

Saat ini mereka terdampar di peringkat 17 dari 18 peserta Liga 1. Jika kemenangan tidak segera dikantongi, bisa jadi tim asal Kota Pudak ini akan terdegradasi turun kasta ke Liga 2 musim depan.

"Kami memang baru sekali menang, semoga lawan Sriwijaya FC bisa menambah koleksi kemenangan kami di Liga 1. Kami yakin bisa. Meskipun kami main di Stadion Surajaya Lamongan. Toh, jarak Lamongan dengan Gresik tidak terlalu jauh. Kami masih mendapat dukungan dari para suporter," ujarnya.

Hanafi memberikan peran ke Khusaeri sebagai asisten yang bertugas membenahi kinerja lini belakang. Sejak Liga 1 kick off pada 15 April, Persegres selalu kebobolan. Terakhir mereka kebobolan lima gol dalam dua laga setelah dipaksa menyerah 1-2 oleh PS TNI dan dipaksa akui keunggulan Arema FC 2-3.

Lemahnya benteng pertahanan ini pula yang memaksa Persegres puasa kemenangan di sembilan laga terakhir selama dua bulan ini. Terakhir mereka cicipi kemenangan saat kalahkan Persiba Balikpapan 2-1 pada 12 Mei silam.

"Kami memang selalu kebobolan di 15 pertandingan. Ini menjadi pekerjaan rumah kami karena kebobolan terjadi sering di menit-menit akhir. Kehadiran Khusaeri bisa membantu saya membenahi kinerja lini belakang," terang Hanafi. (kmd/ion)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ya Ampun, Pemain Sriwijaya FC jadi Tersangka Pemerkosaan Anak di Bawah Umur


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler