Kiat Pupuk Indonesia Perkuat Jaringan Ritel Produk Nonsubsidi

Jumat, 12 April 2019 – 05:13 WIB
Direksi Pupuk Indonesia sedang mengecek stok pupuk di gudang. Foto dok humas

jpnn.com, KLATEN - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjual 500 ton urea dan 500 ton NPK dalam pasar murah khusus pupuk nonsubsidi di Klaten, Jawa Tengah.

Urea dijual dengan harga Rp 1.000 per kg dari harga normal Rp 5.000 per kg.

BACA JUGA: Bowo Golkar Sebut Nusron Wahid Muslim Beriman

Sementara itu, NPK dijual Rp 1.300 per kg dari harga normal Rp 6.500 per kg.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat menjelaskan, dalam kegiatan pasar murah ini dilakukan pengenalan aplikasi LinkAja kepada petani.

BACA JUGA: Pupuk Indonesia Gelar Pekan Pangan Murah di Ciamis

Selain itu, juga dilakukan penjualan solar harga khusus oleh PT Pertamina.

“Jadi, tujuan utama dari kegiatan ini ialah memperkenalkan produk urea dan NPK nonsubsidi sebagai bagian dari strategi kami untuk memperkuat jaringan ritel produk nonsubsidi,” jelas Aas, Kamis (11/4).

BACA JUGA: PR Indonesia Awards 2019, Pupuk Indonesia Grup Sabet 17 Penghargaan

Dia mengatakan, masih ada petani yang belum bisa memperoleh pupuk bersubsidi karena berbagai sebab.

Misalnya, belum tergabung dalam gapoktan (gabungan kelompok tani) maupun belum menyusun RDKK atau alokasi di daerah yang terbatas.

Oleh karena itu, dengan memperkenalkan pupuk nonsubsidi, Aas berharap pengenalan produk urea dan NPK nonsubsidi dapat menjadi salah satu alternatif pilihan pupuk bagi petani.

“Kami ingin memastikan pupuk nonsubsidi ini selalu tersedia sehingga petani tetap dapat memperoleh pupuk bila dibutuhkan”, tegasnya.

Aas menambahkan, kinerja dan capaian perusahaan tidak sepenuhnya digunakan untuk kepentingan perusahaan saja, tetapi juga untuk dapat dinikmati langsung oleh masyarakat.

“Dengan pencapaian dan pertumbuhan positif perusahaan, kami ingin berbagi langsung dengan masyarakat, salah satunya melalui kegiatan ini,” jelas Aas. (uji sukma medianti/jpc/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pupuk Indonesia: OTT KPK Bukan Terkait Distribusi Pupuk


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler