Kimilsungia, Tanda Keakraban Bung Karno - Kim Il sung

Kamis, 28 April 2016 – 11:52 WIB
Bunga Kimilsungia. Foto : twitter

Siapa sangka bunga dari Bogor, Jawa Barat yakni Kimilsungia begitu dicintai masyarakat Korea Utara. Bunga berwarna ungu itu menjadi simbol peringatan ulang tahun mantan Presiden Kim Il-sung. Berikut catatan wartawan Jawa Pos Tomy C. Gutomo yang baru saja pulang dari Pyongyang, ibu kota Korea Utara. 

---

''Wow, Indonesia. Kimilsungia.'' Ungkapan itu sering saya dengar setiap kali berkenalan dengan warga Korea Utara dan mengatakan bahwa saya berasal dari Indonesia. Bagi warga Korut, bunga Kimilsungia merupakan hadiah terindah dari bangsa Indonesia.

Bukan hanya di Pyongyang. Bahkan, saat saya berada di Sinuju, kota yang berbatasan dengan Dandong, Tiongkok, respons masyarakatnya pun sama. ''Cerita tentang bunga itu diajarkan kepada anak-anak di sekolah. Kami semua mengenal Soekarno,'' kata Choe-un, salah seorang warga yang saya temui di sebuah rumah makan khas Tiongkok di Sinuju, 12 April lalu.

Setiap April bunga anggrek violet itu mewarnai berbagai sudut kota di Pyongyang. Terutama pada 15 April, peringatan ulang tahun kelahiran Kim Il-sung. Bunga itu menjadi dekorasi utama. Disandingkan dengan bunga Kimjongilia asal Inggris. Mungkin, suatu saat akan ada bunga Kimjongunia.

Bagi warga Korut, peringatan ulang tahun Kim Il-sung adalah hari besar yang sangat penting. Kantor dan sekolah libur selama tiga hari. Di Kim Il-sung Square juga selalu dihelat seremoni besar-besaran yang melibatkan puluhan ribu orang. ''Di hari itu kamu akan melihat Kimilsungia di mana-mana. Sangat cantik,'' kata Ri Hyon-jun, salah seorang tour guide di Pyongyang.

Pemerintah Korut juga mengadakan pameran bunga Kimilsungia dan Kimjongilia pada 13-20 April lalu di Exhibition House, Pyongyang. Pameran ke-18 itu diikuti 80 negara. Semua wajib menampilkan bunga Kimilsungia dan Kimjongilia terbaik mereka.

''Tahun lalu kami juara kedua. Alhamdulilah tahun ini dapat lagi,'' ujar Dubes Indonesia untuk Korea Utara Bambang Hiendrasto. Mantan kepala protokoler istana kepresidenan di era Susilo Bambang Yudhoyono itu menuturkan, Indonesia selalu mendapat tempat terhormat setiap kali perayaan ulang tahun bapak bangsa Korut tersebut.

Penghargaan terbaik II untuk kategori stan peserta asing diserahkan Wakil Presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi Yang Hyong-sop kepada Bambang Hiendrasto pada upacara penutupan 20 April 2016. Sementara itu, juara pertama diraih Chongryonasosiasi warga Korea di Jepang.

Selain ratusan bunga Kimilsungia, stan KBRI tahun ini menampilkan dekorasi batik parang dan foto mantan Presiden Soekarno sewaktu menyerahkan bunga Kimilsungia kepada Kim Il-sung di Kebun Raya Bogor pada 13 April 1965. ''Bunga ini spesial. Selain karena diberikan pemimpin besar, juga menjadi warisan kedua pemimpin bagi generasi penerus,'' kata Bambang.

Sekretaris I KBRI di Pyongyang Bambang Purwanto menambahkan, Korut memang menganggap Indonesia sebagai sahabat. Saat ketegangan Semenanjung Korea meningkat baru-baru ini, pemerintah Korut juga berterima kasih kepada Indonesia. Meski ikut mengecam, Indonesia tidak ikut menggagas dan mendukung sanksi PBB atas dugaan uji coba nuklir yang dilakukan Korut. Bagi pemerintah Korut, itu menunjukkan bahwa Indonesia masih menjaga hubungan baik. (jpnn/pda) 

BACA JUGA: Keris Bertuah dari Penjaga Makam, Ada Lambang Golkar

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelajaran Penting : Tak Ada Kata Terlambat Untuk Bangkit dan Belajar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler