Kisah Suami yang Tak Puas dengan Istri, Sikat Adik Ipar Sendiri

Sabtu, 19 Desember 2015 – 10:29 WIB
Ilustrasi. Radar Surabaya

jpnn.com - BAGI Donjuan, 47, tinggal serumah dengan keluarga besar istrinya sebut Karin, 48, justru membawa berkah. Pasalnya, saat tinggal di rumah keluarga besar istrinya itu, dia juga dapat adik iparnya sendiri sebut Sephia, 33 (semuanya nama samaran).

Di mata ibu mertuanya, Donjuan kini dijuluki menantu yang kurang ajar. Betapa tidak? Lebih dari 20 tahun hidup seatap sebagai suami dari putri sulungnya, menantunya ini ternyata juga “main belakang” dengan putri bungsunya, Sephia. 

BACA JUGA: Pihak Kesultanan Datangi Polda

Gara-gara “main-main” itu, hubungan Karin dan adiknya, Sephia, kini jadi kacau balau. “Karin sekarang sudah ada di Sumedang, ikut anaknya yang pertama. Dia sudah nggak mau pulang ke rumah ibunya sejak awal tahun lalu. Sejak tahu suaminya ada main sama adiknya sendiri, dia sudah pergi dari rumah,” kata ibu Karin sebut Maya, saat mengurus berkas gugatan cerai putri sulungnya di Pengadilan Agama (PA) Surabaya di Jalan Ketintang Madya, pekan lalu.

Menurut penuturan Maya, Donjuan belakangan memang dekat dengan putri bungsunya sejak suami Sephia meninggal pada tiga tahun yang lalu. 

BACA JUGA: Horeee, Pemerintah Bangun Dua Kapal Markas Indonesia Tahun Depan

Apalagi, Donjuan yang bekerja sebagai pedagang perangkat teknologi informasi (IT) cukup sering dibantu oleh keluarga Sephia sejak suaminya masih hidup. Sedangkan Karin lebih sering di rumah mengurus rumah tangga dan keluarga.

“Secara nggak langsung, anak mantu itu (Donjuan, Red) juga tertarik dengan adiknya. Terus entah ngomong apa ke Karin tentang Sephia, lha kok dia (Karin, Red) kemudian ngomong mau minta pisah sama suaminya,” cerita Maya.

BACA JUGA: Mantap, 148 Kapal Pencuri Ikan Telah Diproses Hukum

Warga Bangunsari, Surabaya ini pun hanya bisa pasrah. Termasuk saat Karin memutuskan untuk meninggalkan rumah dan memilih tinggal bersama putra sulungnya yang sudah menikah di Sumedang. 

Gawatnya, Sephia tidak mengelak dan mengakui jika memang dia dan Donjuan sudah punya hubungan khsusus sejak suaminya meninggal. Lebih dari itu, Sephia mengaku kalau Donjuan pandai merayu dan membuatnya terpesona. 

“Sekarang dua anak saya sama-sama senang sama Donjuan. Mau melarang gimana, wong sijine kadung seneng, lha sijine kadung kabur,” tuturnya. 

Supaya kedua anaknya ini tak bikin gaduh di rumah, Maya yang sudah menjanda ini pun menerapkan satu syarat. Yakni, melarang keduanya terutama Donjuan tinggal di rumah keluarga di Bangunsari. “Mbuh arep ngontrak atau apa, terserah. Sing penting nggak boleh lagi tinggal di Bangunsari,” tegasnya.

Selama menikah dengan Karin hingga dikaruniai dua anak yang kini sudah mandiri, Maya mengakui jika Donjuan sudah kentara kalau menaruh perhatian lebih pada Sephia. Terlebih karena Sephia juga baru saja menjanda ditinggal suaminya. 

Sehingga wajar jika putri bungsunya itu butuh perhatian lebih dan hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh Donjuan. “Dadi sing kurang ajar iku pancen Donjuan. Duwe mantu siji ae kok ngunu pisan,” cerocos ibu Karin dan Sephia ini. (*/jay)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Berharap Kepada Empat Hiu Baru Berangus Pencuri Ikan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler