KKB Kembali Berulah, Kendaraan Agar Gunakan Antipeluru

Sabtu, 18 Januari 2020 – 08:56 WIB
Kapolda Papua saat menyisir perbukitan yang ada di sekitar lokasi penembakan kawasan PT Freeport di mille 53, Senin (13/1/2020). Foto: ANTARA/HO-Humas Polda Papua

jpnn.com, TIMIKA - Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata mengimbau seluruh kendaraan yang melintasi ruas jalan tambang PT Freeport Indonesia yang menghubungkan Timika menuju Tembagapura menggunakan fasilitas antipeluru atau armor.

Hal ini untuk mencegah adanya korban jiwa menyusul terjadinya teror penembakan yang diduga didalangi oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

BACA JUGA: Baku Tembak TNI vs KKB di Nduga Hingga Malam, 1 Prajurit Terluka

"Pascakejadian penembakan terhadap kendaraan karyawan di Mile 53 pada Senin (13/1) itu, kami langsung berkoordinasi dengan pihak manajemen PT Freeport terkait dengan informasi intelijen yang ada. Salah satunya yaitu penggunaan mobil armor. Penggunaan kendaraan-kendaraan armor itu untuk lebih membuat aman warga terutama karyawan maupun aparat agar menghindari korban jiwa," kata AKBP Era di Timika, Jumat (17/1).

Era meyakini teror penembakan yang diduga didalangi KKB Kali Kopi pimpinan Joni Botak tersebut bertujuan untuk menebarkan teror dan ancaman kepada karyawan maupun aparat bahwa kelompok sipil bersenjata itu masih eksis.

BACA JUGA: Dua Personil TNI Tewas Diserang KKB Di Papua

"Tentu KKB ingin memberi pesan kepada semua pihak bahwa mereka masih ada sehingga kita harus selalu waspada dan meningkatkan pengamanan sesuai dengan standar operasi prosedur," kata Era.

Di beberapa lokasi yang rawan penembakan oleh KKB di sepanjang ruas jalan tambang Freeport dari Timika ke Tembagapura itu nantinya akan dipasang perimeter-perimeter untuk menghalangi upaya KKB terus menebar teror penembakan sebagaimana yang marak terjadi beberapa tahun sebelumnya yang merenggut korban jiwa karyawan maupun aparat.

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw menyebut salah satu solusi untuk meminimalisasi terulangnya teror penembakan di ruas jalan poros tambang Freeport yaitu dengan membuat perimeter atau pagar di beberapa titik yang rawan teror penembakan.

"Bagaimana cara untuk membatasi kembalinya upaya-upaya yang akan dilakukan oleh para pelaku penembakan di dekat area Freeport itu, kami mengusulkan untuk dibuat perimeter-perimeter atau pagar-pagar untuk membatasi terutama di jalan-jalan tradisional yang sering dilalui oleh warga masyarakat maupun pelaku penembakan," kata Paulus beberapa waktu lalu.

Pada Senin (13/1) pagi sekitar pukul 08.42 WIT, konvoi kendaraan PT Freeport diberondong tembakan oleh KKB di sekitar Mile 53, ruas jalan poros yang menghubungkan Timika menuju Tembagapura.

Berondongan tembakan itu mengenai dua unit kendaraan bus pengangkut karyawan, masing-masing bus bernomor lambung 140487 dan 140419. (antara/jpnn)
Jack Brown Untuk Indonesia?:


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler