Kok Bisa DPT Pemilu 2019 Berkurang 2 Juta Dari Pemilu 2014?

Rabu, 12 Desember 2018 – 06:17 WIB
Warga melihat DPT di depan TPS. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) Partai Demokrat Andi Nurpati membandingkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014 dengan Pemilu 2019.

Menurut Andi, DPT pada Pemilu 2014 lalu mencapai 187 juta jiwa. Sementara DPT Pemilu 2019 hanya berkisar 185 juta.

BACA JUGA: 31 Juta Data Penduduk Berpotensi jadi Suara Hantu

DPT Pemilu 2019 memang belum valid, KPU diketahui akan kembali menetapkan DPT hasil perbaikan tahap ketiga, Sabtu (15/12) mendatang.

"Dari dua pemilu ini bisa dilihat ada penurunan jumlah DPT dua juta jiwa lebih. Penurunannya karena faktor apa, tidak diketahui," ujar Andi pada diskusi yang digelar Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi di Menteng, Jakarta, Selasa (11/12).

BACA JUGA: Kok Bisa 31 Juta Pemilih Belum Masuk DPT?

Andi kemudian berasumsi, bisa saja data pemilih menurun karena sebelumnya banyak data pemilih yang ganda.

Asumsi lain, mungkin lebih banyak jumlah penduduk yang meninggal daripada yang lahir.

BACA JUGA: Berita Terbaru soal DPT Pemilu 2019

"Saya kira hal ini penting diketahui masyarakat, termasuk fakta DPT di Pemilu 2019 sampai harus dilakukan perbaikan sebanyak tiga kali. Perbaikan atas rekomendasi partai politik dan Bawaslu, karena dianggap tidak valid," ucapnya.

Menurut mantan komisioner KPU ini, kondisi makin diperparah dengan data penduduk yang diserahkan Kemendagri ke KPU, baru-baru ini.

Data berjumlah 31 juta tersebut ternyata belum masuk dalam DPT.

"Ada data 31juta penduduk yang diserahkan Kemdagri ke KPU. Artinya, tambah lagi perbaikannya. Ini sudah dimasukkan ke DPTHP (DPT hasil perbaikan) jilid II. Mari dicek sama-sama, apakah sistem e-KTP Kemdagri tidak benar? Kenapa ada data ganda dikirim kepada KPU? Biar Dirjen Dukcapil Kemendagri yang menjawabnya," kata Andi.

Diskusi publik Seknas Prabowo-Sandi pekan ini mengangkat tema 'Pilpres Jujur dan Adil, Ilusi atau Harapan?' Narasumber yang hadir selain Andi Nurpati, peneliti LIPI Siti Zuhro, Wakil Direktur Data dan Info BPN Prabowo-Sandi, Nur Iman Santoso, Sekjen KIPP Kaka Suminta dan Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Telusuri DPT Ganda, KPU Minta Data Penduduk Terbaru


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler