Kok Prabowo Tak Hadir di Muktamar Pemuda Muhammadiyah?

Rabu, 28 November 2018 – 22:00 WIB
Prabowo Subianto. Foto: Instagram prabowo

jpnn.com, YOGYAKARTA - Calon presiden Prabowo Subianto batal menghadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke XVII yang digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), 25-28 November.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini batal hadir disebabkan beberapa alasan. Antara lain, panitia batal mengundang. Selain itu, Prabowo sendiri tidak ingin melanggar aturan terkait larangan kampanye politik di lembaga pendidikan, khususnya di kampus.

BACA JUGA: Prabowo: Semoga Anak Cucu Para Tukang Becak jadi Pengusaha

"Saya tidak hadir di muktamar. Di sana banyak pejabat jadi saya bicara harus hati-hati, kalau di sini saya bebas berbicara apa saja dan tanpa teks," ujar Prabowo saat silaturahmi warga Muhammadiyah Yogyakarta dengan Prabowo di Hotel Prima SR, Sleman, Yogyakarta, Rabu (28/11).

Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini mengaku awalnya diundang. Namun kemudian batal, kemungkinan disebabkan masalah teknis.

BACA JUGA: Basarah Sebut Mantan Mertua Prabowo Guru Korupsi Indonesia

"Mungkin ada masalah teknis di mana akhirnya saya tidak jadi diundang. Di Indonesia itu sudah biasa. Enggak tahu kenapa, mungkin tampang saya kurang menyenangkan bagi beberapa pihak," ucapnya.

Batal hadir di acara Muktamar Pemuda Muhammadiyah tak menyurutkan kedekatan Prabowo dengan warga Muhammadiyah. Salah satunya dengan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais.

BACA JUGA: Ini Pujian Cak Nanto untuk Bang Dahnil Anzar

Capres nomor urut 02 ini mengaku kedekatannya dengan Amien sudah terjalin cukup lama. Dia kemudian mengucapkan terima kasih kepada Amien karena telah menggelar silaturahmi warga Muhammadiyah Yogyakarta.

"Hubungan saya dengan Pak Amien sudah lama dan terjalin rasa saling menghormati dan memiliki visi kebangsaan yang sama," ucapnya.

Prabowo juga mengatakan sangat menghargai semangat yang diberikan para peserta yang hadir dalam silaturahmi kali ini. Mantan Danjen Kopassus ini kemudian mengajak masyarakat aktif berpartisipasi di Pemilu 2019.

Baik itu dalam menyalurkan suara, maupun aktif menjadi saksi di tempat-tempat pemungutan suara yang ada nantinya.

"Jagalah TPS kalian, jangan mengandalkan saksi. Semua harus menjadi saksi, ibu ibu datang bawa kue makanan atau apa pun, ditungguin. Dengan itu kita (Prabowo-Sandi dan pendukung) bisa menang," pungkas Prabowo. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cak Nanto Ajak Kader Pemuda Muhammadiyah Bangun Kebersamaan


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler