Kolonel Haryantana: Pihak Intel Terus Memonitor Kasus Ini

Sabtu, 22 Januari 2022 – 18:10 WIB
Samsul Ma'arif (33) salah satu korban pengeroyokan saat dirawat di RS Atmajaya. Dia berupaya menolong Anggota TNI Pratu Sahdi yang dikeroyok orang tidak dikenal. Foto: Mercurius Thomos Mone/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Jajaran Polda Metro Jaya telah menangkap tiga pelaku pengeroyokan yang menewaskan seorang anggota TNI AD Pratu Sahdi (22).

Ketiga pelaku yang sempat menjadi buron itu, yakni Baharudin, Sapri, dan Ardi.

BACA JUGA: Penusuk Anggota TNI AD Pratu Sahdi Beri Pengakuan Penting kepada Polisi

Baharudin dan kawan-kawan ditangkap di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, pada Rabu (19/1).

Dengan demikian, semua pelaku pengeroyokan terhadap Pratu Sahdi telah ditangkap.

BACA JUGA: 3 Buron Pengeroyok yang Menewaskan Pratu Sahdi Ditangkap, Ini Kata Kapendam Jaya

Merespons itu, Kepala Penerangan Kostrad (Kapenkostrad) Kolonel Inf Haryantana mengatakan pihaknya berterima kasih kepada pihak kepolisian atas kerja keras dalam memburu para pelaku pengeroyokan terhadap Pratu Sahdi.

"Kami terima kasih (kepada polisi, red). Sangat membantu kami, kasus ini tetap ditangani pihak werwenang," kata Haryantana saat dihubungi JPNN.com, Sabtu (22/1).

BACA JUGA: Rizal Ramli Mendesak Arteria Dahlan Mencium Tanah Jabar, Kalimatnya Menyengat

Kolonel Inf Haryantana menegaskan pihaknya tidak mengintervensi pihak polisi dalam melakukan proses hukum kasus itu.

Namun, pihak TNI akan tetap berkomunikasi secara intens guna mengetahui perkembangan penanganan kasus itu.

"Kasus sudah diserahkan kepada pihak kepolisian. Kami tetap komunikasi terus. Jadi, dari pihak intel terus memonitor kasus ini," kata Haryantana.

Saat ini, lanjut dia, pihak TNI masih terus berkomunikasi dengan Polsek Penjaringan, Jakarta Utara.

"Kami selalu koordinasi dengan Polsek Penjaringan," kata Haryantana.

Diketahui, peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Pluit Selatan Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/1) pukul 03.00 WIB.

Selain menewaskan Pratu Sahdi, ada warga sipil yang turut menjadi korban pengeroyokan.

Korban pertama bernama Samsul Ma'arif dengan luka sobek di dada sebelah kanan dan punggung belakang.

Korban lainnya bernama Soleh yang mengalami luka di bagian jari manis sebelah kanan putus dua ruas. (cr3/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur : Soetomo
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler