Kombes Gidion kepada Kenji: Anda Bisa Lari, Tetapi Tak Bisa Bersembunyi dari Kami

Rabu, 22 Juni 2022 – 19:09 WIB
Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setyawan kepada awak media di Mapolres Metro Bekasi, Rabu (22/6). Foto: Dean Pahrevi/JPNN.com

jpnn.com, BEKASI - Polisi masih memburu pria bernama Kenji tega menyiram mertua, istri, dan anaknya dengan air keras di kediamannya, wilayah Kampung Jagawana, Sukatani, Kabupaten Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan polisi saat ini tengah mengejar pelaku.

BACA JUGA: Shin Tae Yong Panggil Rabbani Tasnim ke Timnas U-19, Farid Abubakar Bangga

"Pelaku belum dapat, tetapi kami sudah terus lakukan pengejaran sampai dapat itu, harus," kata Gidion kepada wartawan, Rabu (22/6).

Gidion pun menyarankan Kenji untuk lebih baik menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

BACA JUGA: Tok, Pengendali Sabu-Sabu 92 Kg Divonis Bebas, Kurir Ini Dihukum Mati, Hakim Sama

"Iya kalau dia menyerahkan diri bagus, kalau enggak ya jangan salahkan kami kalau kami bertindak keras karena dia berusaha menghindar dari perbuatan pidananya," ujar Gidion.

"Anda bisa lari, tetapi anda tidak bisa bersembunyi," sambung Gidion.

BACA JUGA: M Sulton Divonis Bebas, Padahal Barang Bukti Ada 92 Kilogram Sabu-Sabu, Kok Bisa?

Sebelumnya, peristiwa itu terjadi pada Senin (20/6).

Kombes Gidion mengatakan pelaku memang kerap bertengkar dengan istrinya, SHD (25).

SHD pun kerap meminta cerai kepada pelaku.

Pada Senin sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku yang tengah emosi tiba-tiba mendobrak pintu rumah korban.

Saat itu mertua pelaku berinisial SH (57), SHD, dan anak korban, R (2) sedang tidur.

"Pas (korban) tidur (pelaku siram air keras) disiramnya ke anak istrinya," kata Gidion saat dikonfirmasi.

Seusai menyiram air keras, pelaku langsung melarikan diri. Korban yang kesakitan berteriak meminta tolong warga setempat.

BACA JUGA: Uang Siswa Taruna Polri Hilang Dicuri, Pelaku Ternyata

Warga yang tiba di rumah tersebut langsung menolong para korban. Ketiga korban langsung dibawa ke rumah sakit. (cr1/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler