Kombes Supriadi Pastikan Oknum Polisi Pemukul Anggota TNI AD Memang ODGJ, Ada Buktinya

Sabtu, 17 September 2022 – 15:38 WIB
Polda Sumsel memastikan video yang disebarkan oleh orang tidak bertanggung jawab itu hoaks, karena oknum polisi berinisial SL memang mengalami gangguan jiwa. Foto: dokumen/sumeks.co

jpnn.com, PALEMBANG - Polda Sumsel angkat bicara soal Bripka SL, oknum polisi pemukul prajurit TNI Prada Irfan yang videonya viral gegara tampak mendadak gila dan merengek saat diamankan.

Menurut Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi mengatakan bahwa Bripka SL bukan pura-pura gila melainkan memang mengalami gangguan jiwa atau ODGJ.

BACA JUGA: Oknum Polisi Pemukul Prajurit TNI di Palembang Diperiksa Psikolog, Oh Ternyata

"Kami mempunyai bukti kalau Bripka SL ini memang mengalami gangguan jiwa bukan pura-pura semata," ujar Supriadi didampingi Kabid Dokkes Polda Sumsel Kombes dr Syamsul Bahar M Kes dalam keterangan resminya, Jumat (16/9/2022).

Hal ini berdasarkan Surat keterangan hasil BPKP Polri Nomor: R /34/ VI/ KES.3./ 2022/ Biddokes.

BACA JUGA: Aipda Rudi Suryanto Resmi Dipecat dari Polri, Pangkat dan Seragam Dicopot, Lihat

Di mana dalam surat tersebut dikeluarkan pada tanggal 24 Juni 2022 oleh dr Abdullah Sahab SpKJ MARS dari RS Ernaldi Bahar Palembang, menerangkan bahwa Bripka SL mengalami gangguan jiwa.

Sehingga dalam surat tersebut Bripka SL tidak dapat melakukan pekerjaan yang berat karena masih memerlukan perawatan dan pengobatan medis, tetapi kalau melakukan pelayanan yang ringan sesuai dengan penyakitnya.

BACA JUGA: Karier Aipda Rudi Suryanto sebagai Polisi Tamat, Ini Pesan Tegas AKBP Doffie

"Jadi video yang beredar di medsos yang disebarkan oleh orang tidak bertanggung jawab itu tidak benar, apalagi itu direkam saat yang bersangkutan sedang melakukan konseling psikolog Polri," jelasnya.

Sehingga ia menegaskan bukan pura-pura gila tetapi memang benar Bripka SL mengalami gangguan jiwa.

"Jadi kami pastikan video yang disebarkan oleh orang tidak bertanggung jawab itu hoaks, karena dia memang mengalami gangguan jiwa," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang oknum polisi melakukan pemukulan terhadap seorang anggota TNI AD dengan cara menggunakan tangan kosong saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (13/9/2022) pagi.

Dalam video yang menyebar di grup WhatsApp, tampak dalam rekaman kamera CCTV anggota TNI AD tersebut mengenakan seragam Polisi Militer (PM).

Sementara, oknum polisi tadi mengenakan seragam olahraga berwarna merah maron datang dari arah RSMH menuju Polda Sumsel mengendarai sepeda motor jenis matik.

Oknum polisi tadi langsung berhenti tepat di depan anggota TNI AD yang sedang berjaga.

Dilihat dari video CCTV, lokasi insiden tersebut berada di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesatrea Ksetra Siguntang.

Sebelum terjadi penganiayaan, dalam video juga tampak korban sempat menyeberangkan seorang pelajar dan tiba-tiba dihampir oknum polisi tadi.

Antara korban dan oknum tadi sempat terlibat adu mulut dan kemudian terjadilah pemukulan hingga helm yang dipakai korban terjatuh.

Setelah menerima pukulan, korban sempat membalas dan mengenai bahu sebelah kanan oknum polisi tersebut.

BACA JUGA: Identitas Jasad Terbakar di Semarang Terungkap, Kombes Iqbal Beber Fakta Terbaru

Akhirnya, sejumlah personel Satlantas yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian ikut memisahkan.(*/sumeks)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler