Komentar Kompol Achmad Terkait Tawuran Maut di Mampang, Memprihatinkan

Jumat, 20 Agustus 2021 – 19:17 WIB
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Achmad Akbar (kiri) menunjukan barang bukti ke awak media di Polres Metro Jaksel, Jumat (20/8). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Achmad Akbar mengaku prihatin atas aksi tawuran antarkelompok yang diawali dengan saling ejek di media sosial Instagram.

Pasalnya, Endra Baran Kumara, 17, yang merupakan seorang pelajar tewas dibacok meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit.

BACA JUGA: Tukang Cukur Cabut Sangkur, Pelanggan Ditusuk di Dada, Robbianor Tewas Banjir Darah

Peristiwa tawuran itu terjadi di Jalan Bangka XIC, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan sekitar pukul 05.00 WIB pada Kamis (19/8).

Kesebelas pelaku yang diamankan itu perinciannya, dari kelompok Bangka XI dengan akun @Warkir yakni MF, 17, SR, 19, MR, 20, MK, 20, GDL, 19, EL, 21, dan ZF, 21.

BACA JUGA: Pencuri Gelang Berlian Mbak Shinta Ditangkap, Pelaku: Toko Emas Tak Ada yang Sanggup Beli

Kemudian dari kelompok Bangka IX dengan akun @Warmad yakni MRF, 17, MR, 15, MAR, 17, dan DY, 15.

"Memang itu yang cukup memprihatinkan," kata Achmad dalam jumpa pers di Polres Metro Jaksel, Jumat (20/8).

BACA JUGA: Terlibat Curanmor, Pecatan Polisi dan Oknum Satpol PP Ditangkap di Surabaya

Menurut Achmad, Instgram yang seharusnya dimanfaatkan sebagai media komunikasi malah dijadikan ladang untuk mengajak tawuran.

"Instagram digunakan untuk media berkomunikasi tetapi dalam konteks negatif, saling ejek, saling tantang sehingga terjadinya peristiwa tawuran," ujar Achmad.

Hasil pemeriksaan urine, kesebelas pelaku tidak terpengaruh minuman keras.

"Sejauh ini pemeriksaan itu tidak terpengaruh itu (alkohol, red)," tutur Achmad.

Kepada polisi, kesebelas pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi tawuran.

BACA JUGA: Mbak Farida Setiap Hari Buka Warung Sayur, Ternyata Cuma Kedok Belaka

"Ya, sesuai keterangan mereka yang pertama," kata Kompol Achmad. (cr3/jpnn)


Redaktur : Budi
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler