Kominfo Ingatkan Pentingnya Literasi Digital

Sabtu, 20 Maret 2021 – 19:41 WIB
Ilustrasi logo Kominfo. Foto: Antara

jpnn.com, PALEMBANG - Pemerintah terus membangun konektivitas melalui infrastruktur jaringan di tengah transformasi digital.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Prof. Dr. Henry Subiakto mengingat masyarakat pentingnya literasi digital di tengah percepatan pembangunan jaringan internet.

BACA JUGA: Kominfo Ajak Masyarakat jadi Produsen Informasi Positif

Dia mengingatkan agar warganet mewaspadai kejahatan siber, peningkatan hoaks, infodemik hingga pencurian data pribadi.

Menurutnya, warganet harus tahu bagaimana menyaring berita yang benar di sosial media.

BACA JUGA: Belum Punya Momongan, Tyas Mirasih Tolak Endorse Program Bayi Tabung

“Kita perlu cerdas menghadapi informasi yang tidak jelas, termasuk cara fact checking dan pencegahan munculnya kejahatan siber. Karenanya penting sekali digital literacy, bagaimana mengetahui risiko aktivitas online dan bagaimana menjalankan komunikasi digital yang aman,” ujar Henry dalam webinar 'Muda Peduli Inklusi' yang diselenggarakan Kemkominfo di Palembang, Sabtu (20/3).

Sementara, Tenaga Ahli Kemkominfo Lathifa Al Anshori menjelaskan konektivitas yang merata merupakan salah satu syarat Indonesia Merdeka Sinyal.

BACA JUGA: Hai Ladies! Ini 7 Kiat untuk Membuat Pria Merasa Dibutuhkan

“Terutama mereka kelompok yang termarginalkan dan kelompok rentan. Pemerintah ingin memastikan seluruh masyarakat Indonesia bisa masuk ke dalam dunia digital,” tutur Lathifa.

Lathifa menambahkan, peran generasi Z dan milenial, peduli dan bergerak memperjuangan inklusi di segala lini digitalisasi.

Saat ini Kominfo tengah menyiapkan program 10 ribu UMKM untuk active selling di marketplace.

Kemudian, 100 ribu beasiswa sertifikasi dan keterampilan melalui Digital Talent Scholarship.

Serta membangun 4.200 BTS di daerah 3T sepanjang 2021 dan program 10 ribu start up digital.

“Pemerintah terus berupaya membuka ruang bagi kelompok rentan agar bisa mengembangkan diri dan mendapat manfaat dari transformasi digital yang dilakukan pemerintah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, praktisi media digital Verel Armantya merasakan kemajuan transformasi digital di Indonesia telah memudahkan banyak sektor kehidupan.

Tiga sektor kehidupan menurutnya yang paling terdampak atas kemajuan transformasi digital.

“Berbagai kemudahan sudah kita dapatkan karena transformasi digital. Dampak positif transformasi digital, di sektor pendidikan, ekonomi, dan kesehatan,” kata pria yang menjabat sebagai Head of External Affairs Semester Antara ini.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kominfo Mulai Aktif Tangkal Kabar Hoaks Vaksin COVID-19


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler