Komplikasi Jakarta Makin Nyata

Selasa, 26 Oktober 2010 – 17:59 WIB

JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman menilai, sebagai ibukota negara, Jakarta memiliki keterbatasan dukungan fisik kewilayahanIndikasinya, dalam dua hari hujan yang mengguyur, jalan-jalan di Kota Jakarta langsung macet parah.

“Dalam dua hari terakhir dan puncaknya kita rasakan kemarin sejak sore hingga dini hari, ternyata semakin jelas komplikasi persoalan Kota Jakarta yang kian kehilangan daya dukung sebagai ibukota negara,” kata Irman Gusman dalam Sidang Paripurna DPD di Gedung Nusantara V Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/10).

Menyikapi kejadian tersebut, lanjut Irman, DPD, termasuk anggota DPD asal DKI Jakarta, berkomitmen menggali gagasan dan konsep yang bisa menyelesaikan persoalan Kota Jakarta.

"Dalam kaitan tersebut, penataan Kota Jakarta harus melalui perencanaan fisik kewilayahan dengan konsep metropolitan yang komprehensif," ujar senator asal Sumatera Barat itu.

Dikatakan, pemerintahan di kota metropolitan harus mampu mengurus sistem drainase untuk pengendalian banjir, sistem transportasi untuk mengatasi kemacetan, traffic jump, dan stagnasi, serta sistem pembuangan limbah untuk menjaga lingkungan.

Pemerintah kota juga harus mampu menggalang potensi-potensi yang ada, baik itu potensi keilmuan, pemerintahan, dan kearifan lokal, untuk diajak bersama-sama menata Kota Jakarta

BACA JUGA: Hujan Sore Hari, Jakarta Lumpuh Lagi

“Proses merajut berbagai potensi dan mengagendakannya menjadi kebijakan tersebut, membutuhkan pemikiran bersama disertai konsolidasi komitmen dan program bersama,” sarannya
(fas/jpnn)

BACA JUGA: Penghapusan Ruang Rokok Bukan Solusi

BACA JUGA: Macet di DKI Ganggu Iklim Investasi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga Jagakarsa Tewas Tertabrak KRL


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler