Konon 95 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Belum Divaksin

Selasa, 10 Agustus 2021 – 22:23 WIB
Ilustrasi pasien covid-19 meninggal belum divaksin. Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyebut 99,5 persen pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia di Amerika Serikat (AS) belum menjalani vaksinasi.

"99,5 persen dari pasien Covid-19 yg meninggal dunia di Amerika itu belum divaksin," kata Charles saat diskusi daring BIKIN RISOL yang ditayangkan JPNN.com di YouTube, Selasa (10/8). 

BACA JUGA: Mal Dibuka untuk Pengunjung yang Sudah Divaksin, Begini Tanggapan Satgas Covid-19

Sementara itu, kata legislator fraksi PDIP tersebut, data dari Kemenkes menunjukkan 95 persen pasien Covid-19 yang meninggal dunia di rumah sakit di Indonesia belum menjalani vaksinasi.

Berkaca dari data tadi, dia menuturkan, vaksin menjadi penting dijalani setiap orang. Terutama, demi mencegah perburukan dialami seseoang ketika terjangkiti Covid-19.

BACA JUGA: Jokowi Sidak ke Apotek, Puskesra: Distribusi Obat Covid-19 Tidak Merata

"Sekali lagi, vaksinasi itu penting, walaupun tidak menutup kemungkinan kita tertulari dari Covid-19, setidaknya mengurangi sakit keras dan meninggal dunia," tutur Charles.

Legislator daerah pemilihan DKI Jakarta III itu pun mengajak masyarakat mau divaksin demi membawa Indonesia segera keluar dari pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Rio dan Eko Dikeroyok OTD, Polisi Sudah Bergerak, Siap-Siap Saja

Terkait vaksinasi, Charles meminta program tersebut dilaksanakan secara merata.

Pemerintah pusat perlu memastikan tidak ada daerah yang mengeluh kelangkaan vaksin.

"Kami sudah memperoleh komitmen dari Kemenkes, pemerintah akan fokus mempercepat vaksinasi bukan hanya di Pulau Jawa. Kita butuh menciptakan kekebalan komunal secara merata," tutur dia.

Selain vaksin, kata dia, upaya yang perlu dilakukan demi menyelesaikan pandemi yaitu pembatasan mobilitas masyarakat di daerah dengan penularan Covid-19 tinggi.

Di sisi lain, wilayah yang telah turun angka penularan bisa diberikan relaksasi dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes).

"Bagi masyarakat harus ikut prokes dan mau divaksin sebagai gotong royong menyelesaikan pandemi," ungkap Charles. (ast/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sedang Salat Zuhur, Mobil Mudiyono Dibobol, Pelaku Terekam CCTV, Lihat Tuh!


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler