Konon Garuda Bakal Lakukan PHK Massal, Sekarga Bilang Begini

Rabu, 02 Februari 2022 – 10:25 WIB
Ketua Khusus Pengawalan Kelangsungan Perusahaan dan Hak Karyawan Sekarga Tomy Tampatty angkat bicara soal rencana PHK massal. Ilustrasi: Soetomo Samsu/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Khusus Pengawalan Kelangsungan Perusahaan dan Hak Karyawan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) Tomy Tampatty angkat bicara soal rencana PHK massal.

Menyikapi adanya pemberitaan tersebut, Tomy mengatakan seharusnya pihak manajemen Garuda Indonesia merundingkan dan membicarakan semua hal yang menyangkut hubungan industrial dengan pengurus Sekarga.

BACA JUGA: Eks Pramugari Garuda Siwi Widi Berjanji Serahkan Duit ke KPK, Begini Kasusnya

"Jika ada wacana seperti itu seharusnya demi hukum manajemen, Garuda Indonesia wajib merundingkan semua hal yang berkaitan dengan hubungan industrial dengan kami " ujar Tomy dalam keterangan tertulis yang diterima JPNN.com, Rabu (2/2).

Menurut Tomy, sejak adanya covid-19 sudah banyak karyawan darat(Non Crew) yang di PHK oleh manajemen melalui Program Pensiun Dini atau PENDI 1, PENDI 2.

BACA JUGA: KPK tak Akan Biarkan Eks Pramugari Garuda Ini Lolos, Siap-siap Saja!

"Sampai saat ini ada kurang lebih 1.000 karyawan darat yang sudah di PHK," ungkap Tomy.

Tomy mengungkapkan berkurangnya karyawan darat tersebut memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam hal efisiensi biaya.

Pada saat ini, jumlah karyawan darat sudah sangat ideal jumlahnya dengan rencana bisnis Garuda ke depan yang akan mengurangi jumlah armada pesawat.

"Kami pengurus Sekarga akan siap 24 jam untuk mengawal hal ini dan kami akan tetap mengingatkan Garuda untuk melakukan efisiensi di beberapa pos biaya yang masih bisa dilakukan efisiensi," ungkapnya.

Namun, kata Tomy lagi, sampai saat ini pos tersebut belum dilakukan evaluasi.(mcr28/jpnn)


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Wenti Ayu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler