Konyol, Istri Potong Burung Suami Lantaran tidak Pedulikan Keluarga

Jumat, 30 September 2016 – 02:35 WIB
Ilustrasi. Foto: dok JPNN

jpnn.com - LAMPUNG - Semua pasangan yang menikah tentu menginginkan rumah tangga mereka langgeng, tanpa ada kata cerai. Namun, tidak semua orang bernasib baik. Terkadang perceraian memang tidak dapat terelakkan.

Namun pasangan Deni, 29, dan Ratna, 27, ini punya alasan yang sangat konyol untuk bercerai. Hanya karena masalah sepele saja, mereka memutuskan untuk mengakhiri mahligai rumah tangga.

BACA JUGA: Aktivitas Truk-Truk Reklamasi di Daerah Ini Semakin Menggila

Selama menjalani pernikahan, mereka bukan lagi mempermasalahkan prinsip pernikahan. Pertengkaran keduanya bahkan sampai hal-hal sepele yang sangat mendetail. 

Perceraian mereka lantaran istri tidak senang dengan sikap suami yang lebih senang bermain dengan peliharaan burung-burungnya daripada bermain dengan keluarga. 

BACA JUGA: Pengin Nikahi Janda tapi Kantong Kempes, Hendak Loncat dari Jembatan

RA mengeluh dengan hobby suaminya yang terlalu berlebihan itu. Saking kesalnya RA beberapa kali dirinya melepaskan salah satu burung peliharaan suaminya itu.

“Saya kan kesal, suami saya selalu bela-belain untuk hewan peliharaannya. Semuanya dibelikan, ada burung yang ia suka pokoknya harus terbeli,” kata RA ketika ditemui di Pengadilan Agama Tanjungkarang, Bandarlampung seperti diberitakan Radar Lampung (Jawa Pos Group) hari ini (29/9)

BACA JUGA: Tower Bersama Kirimkan Monik untuk Korban Banjir Garut

RN mengaku sering mengingatkan suaminya, namun tidak digubris. DN suatu hari nyeletuk, “Lebih cantik burung peliharaan ku daripada kamu,” ucapnya menirukan ucapan DN

Suatu hari burung yang dilepas RA merupakan burung kesayangan DN yang ia rawat dengan kasih sayang. DN pun langsung menuduh RA sebagai pelakunya, pasalnya DN sudah memiliki kecurigaan itu. 

“Suami saya pun marahnya bukan kepalang, dia bahkan rela menampar saya. Padahal saya yang lebih kesal dengan sikapnya itu,” ucapnya.

Kejadian itupun membuat kerukunan keluarga semakin tidak harmonis. Semenjak itu DN sering pergi meninggal kan rumah membawa burung-burungnya, entah kemana. “Mungkin dah gila sama burung, lebih milih ngurus burung daripada keluarga,” tuturnya.

RN pun kian tidak terima dengan kelakuan DN. RN pun menggoreng salah satu burung peliharaan DN dan dihidangkan di dapur. 

“Buk ini daging apa kok enak yah? saya jawab itu loh mas burung mu. Suami saya pun geram, kurang ajar kamu yah. Saya jawab, mas tuh yang kurang ajar lebih milih ngurus burung daripada keluarga. Dah pergi sana kita cerai saja, mas kawin saja tuh sama burung peliharaan mas,” kesalnya menceritakan kejadian itu.

DN pun justru menantang RN, “Yowes kalau maunya begitu, kita cerai, tapi kamu yang pergi dari rumah saya,” ucapnya menirukan ucapan DN lagi saat mengusir RN dari rumahnya.

RN pun memutuskan kembali kepada kedua orantuanya. Akhirnya, hakim pun mengetok palu tanda perceraian mereka di Pengadilan Agama Tanjungkarang kemarin (29/9) siang. “Memang dasar saya sudah gak kuat dengan tingkahnya yang tergila-gila dengan hobby. Mau bagaimana lagi,” pungkasnya. (cw15/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cucu Bung Karno Lantik Pengurus YKI Pangandaran


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler