Korban Angin Puting Beliung Berharap Bantuan Pemerintah

Jumat, 20 Oktober 2017 – 04:26 WIB
Ilustrasi angin puting beliung. Foto: dok jpnn

jpnn.com, SUMSEL - Sejumlah rumah di di PALI, OKI, Lubuklinggau dan Banyuasin, Sumatera Selatan diterjang angin puting beliung, Rabu (18/10) lalu.

Sebagian besar bangunan rusak pada atap, mulai rusak ringan hingga sedang.

BACA JUGA: Ladang Ganja Siap Panen Ditemukan di Empat Lawang

Terdata 20 rumah warga di RT 13 dan 14, Talang Tumbur, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Dari informasi yang dihimpun Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), angin puting beliung disertai hujan deras terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.

BACA JUGA: OKI dan Lubuklingau Diterjang Puting Beliung, Warga Panik

Darwin, 32, warga setempat mengatakan, puting beliung membuat 20 rumah rusak. Tujuh di antaranya rusak di bagian atap, genting rumah berjatuhan.

"Saat kejadian kami merasakan angin kencang membuat bangunan rumah bergoyang. Lalu, tiba-tiba terdengar suara genting berjatuhan. Setelah itu baru tahu, rumah warga lain juga ikut jadi sasaran angin," ujarnya, Kamis (19/10).

BACA JUGA: Puting Beliung Terjang Pemukiman Warga

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI Junaidi Anuar SE MSi mengatakan, pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian.

"Dari hasil yang kami peroleh terdapat tujuh rumah yang masuk kategori rusak sedang. Bagian atap rumah mengalami rusak. Sementara, sisanya masuk kategori rusak ringan. Saat ini warga juga telah berupaya melakukan perbaikan," jelasnya.

Terpisah, Bupati OKI H Iskandar SE beserta rombongan meninjau langsung kondisi Puskesmas Pedamaran, Kecamatan Pedamaran, OKI, yang dihantam angin puting beliung, Kamis (19/10).

H Iskandar sempat berbincang dengan sejumlah petugas kesehatan yang masih berjaga di puskesmas. Bupati meminta instansi terkait dapat secepatnya melakukan perbaikan bangunan.

“Saya minta perbaikan dilakukan segera,” ujar bupati.

Dia berharap kondisi ini tidak menghentikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Kalau ada ruangan yang rusak kan masih bisa gunakan ruangan lain,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta petugas kesehatan melakukan patroli keliling, memantau warga yang menjadi korban bencana puting beliung.

Bupati prihatin dan meminta masyarakat dapat mengambil hikmah di balik bencana angin puting beliung yang menerpa masyarakat Pedamaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan H M Lubis SKM MKes mengatakan, pelayanan di Puskesmas Pedamaran tetap berjalan seperti biasa.

“Meski ada beberapa ruangan yang mengalami kerusakan, tetapi pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Kita gunakan ruang rawat inap dan UGD,” katanya.

Untuk membantu pelayanan, pihaknya juga menginstruksikan kepada jajaran Puskesmas Mulya Guna dan Sugih Waras untuk mem-back up pelayanan.

“Jadi, selain petugas medis, kendaraan ambulans dari puskesmas tersebut juga di-stand-by-kan, mereka juga melakukan patroli untuk menjangkau kalau ada korban, tetapi sejauh ini belum ada,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Ir H Amirudin SSos MSi bersama Kepala BPBD OKI Listiadi Martin didampingi Camat Pedamaran H Herkoles juga meninjau lokasi bencana di Desa Pedamaran III dan Puskesmas Pedamaran yang berlokasi di Pedamaran VI.

Kepala Dinas Sosial Amiruddin SSos MSi mengatakan, pihaknya meninjau lokasi untuk memastikan kondisi masyarakat dan dampak kerusakan. “Bantuan akan diberikan langsung oleh Bupati, kebetulan ada kunjungan kerja ke Kecamatan Pedamaran,” kata Amiruddin.

Kepala BPBD OKI Listiadi Martin mengatakan, pihaknya turut prihatin atas bencana yang dialami masyarakat Pedamaran. “Memang rumah yang mengalami kerusakan genting lepas atau sejenisnya cukup banyak, untuk rumah yang rusak parah atau roboh hanya dua unit, namun tidak ada korban jiwa,” katanya.

Sementara Dinas Sosial (Dinsos) Lubuklinggau menyebutkan, bencana angin puting beliung pada Rabu sore (18/10) merusak rumah warga di Kecamatan Lubuklinggau Barat II dan Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Kepala Dinsos Lubuklinggau Achmad Hasian Ritonga merinci. Di Kecamatan Lubuklinggau Barat I, kurang lebih 16 rumah warga rusak berat dan 14 rumah rusak ringan. Sedangkan di Kecamatan Lubuklinggau Barat I, 3 rumah warga rusak berat dan 2 rusak ringan.

"Kita langsung cepat tanggap bersama rekan Tagana dan Ibu Ketua Tim PKK telah menyerahkan bantuan," ujarnya didampingi Sekretaris Dinsos Lubuklinggau Indra Syafei.

Indra menambahkan, di Lubuklinggau memang ada sejumlah kecamatan yang rentan diterjang angin puting beliung. Itu berdasarkan mapping. Yakni Lubuklinggau Utara I, Utara II, Lubuklinggau Timur I dan Timur II.

"Di daerah Lubuklinggau Barat I dan II itu di luar mapping," jelasnya.(ebi/gti/wek/ce4)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tetap Kerja saat Gerimis, Petani ini Tewas Disambar Petir


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler