JAKARTA - Pemerintah menawarkan program transmigrasi bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana, termasuk para pengungsi letusan Gunung Merapi dan tsunami di MentawaiSejumlah kawasan di luar Jawa yang dianggap lebih aman telah disiapkan
BACA JUGA: Periksa Jaksa Cirus Tak Perlu Izin
Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan, daerah tujuan transmigrasi yang ditawarkan, antara lain, beberapa kabupaten di Sumsel, Kalbar, dan Sulbar
BACA JUGA: 17 Maskapai Stop Terbang di Cengkareng
Dia menyadari, kompleksitas pemindahan penduduk melalui program transmigrasi
BACA JUGA: Menteri ESDM Terus Disorot
"Karenanya, pemerintah juga berupaya sedapat mungkin mencarikan daerah yang paling sesuai dengan latarbelakang calon transmigran," tambahnya.Misalnya, jelas Muhaimin, masyarakat Mentawai yang banyak bekerja sebagai nelayan, maka harus dicarikan juga kawasan-kawasan baru di daerah pesisirAtau, penduduk sekitar Merapi yang cenderung merupakan masyarakat agraris, seharusnya dicarikan pula daerah yang dimungkinkan untuk bercocok tanam
Terkait fasilitas, pemerintah telah menyiapkan beberapa "modal awal" bagi para transmigraYaitu, akan dibangunkan satu unit rumah ditambah 2 hektar lahanPemerintah juga menanggung biaya hidup selama setahunPlus, pemberian ketrampilan sampai yang bersangkutan bisa benar-benar beradaptasi dengan daerah baru yang ditempati"Bagi yang berminat dan tertarik bisa menghubungi dinas setempat di daerah masing-masing," papar Muhaimin.
Dia menyatakan, tawaran relokasi translokal tersebut telah disiapkan sebagai kelanjutan penanganan jangka pendek terhadap para korban bencana yang sedang dilakukan saat iniYaitu, memindahkan para korban sementara ke tempat yang lebih aman, namun masih bersifat lokal
Penanganan jangka pendek tersebut, menurut Muhaimin, misalnya memindahkan masyarakat Mentawai ke lokasi yang juga masih berada di SumbarAtau, penduduk di sekitar Merapi yang direlokasi ke daerah di sekitar Gunung Kidul, D.IJogjakarta
Dia menyatakan, programrelokasi yang sedang disiapkan pemerintah itu kini sedang terus digodok oleh pihaknya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)"Ada beberapa poin-poin yang masih perlu disempurnakan," katanya
Muhaimin memperkirakan, program jangka panjang berupa transmigrasi, kemungkinan baru akan dilaksanakan pada semester pertama 2011Sebab, menurut dia, program tersebut tentu juga memerlukan koordinasi dengan pemda, baik asal maupun tujuan transmigrasi"Tapi, yang kalau yang jangka pendek sudah dimulai sekarang ini," pungkas ketua umum DPP PKB tersebut(dyn/agm)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Lusa, Hakim MK Mulai Diperiksa
Redaktur : Tim Redaksi