Korban Puting Beliung Keluhkan Bantuan Pemkot

Minggu, 06 Januari 2019 – 01:29 WIB
Bima Arya. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya menerima keluhan warganya korban angin puting beliung di RT 01/01, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan.

Bantuan yang diterima warga rupanya jauh dari kata cukup untuk memperbaiki rumahnya yang telah rusak.

BACA JUGA: Uang Palsu di Bogor, 75 Persen Mirip dengan yang Asli

Seorang korban, Erma Nirdar, mengatakan, bantuan yang diberikan Pemkot Bogor lewat Bank Jabar senilai Rp 2 juta tidak sesuai kerusakan yang ada. Apalagi, dari hasil pendataan pemkot, atap rumah yang jatuh ke jalan masuk kategori rusak ringan bukan berat.

“Saya ingin pak wali kota memberikan tambahan bantuan untuk membeli asbes dan baja ringan. Bantuan yang sudah diberikan hanya cukup membeli asbes 40 lembar. Itu juga tidak bisa beli baja ringan,” katanya seperti dikutip dari Metropolitan, Sabtu (5/1).

BACA JUGA: Sudah 60 Ribu Mobil Bergerak dari Arah Jakarta ke Puncak

Mendengar hal itu, Bima Arya mengaku akan memverifikasi ulang kerugian yang diterima warganya. Jika rusak berat, bisa dibantu melalui APBD. “Intinya, semua korban bencana dibantu. Bantuan yang diberikan dipastikan tak ada potongan apa pun termasuk pajak,” katanya.

Bima mengaku kedatangannya ini untuk memastikan proses penyaluran dana bencana berjalan baik dan diterima masyarakat. “Untuk proses pencairannya diawali dengan pengajuan atau harus ada proposalnya terlebih dulu dari korban bencana. Dana itu pun ditransfer ke rekening korban. Jadi, minim sekali celah adanya potongan,” bebernya.

BACA JUGA: Bima Arya Larang ASN Miring ke Kanan atau ke Kiri

Jika ada informasi penyunatan anggaran, Bima meminta agar secepatnya disampaikan. “Jadi, penyalurannya harus transparan. Kalau ada oknum perangkat wilayah, termasuk lurah dan camat, terbukti memanfaatkan situasi ini, saya tak segan-segan menyeretnya ke polisi,” imbau suami Yane Ardian itu.(ads/d/yok/py)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Puting Beliung Cirebon: 1 Tewas, 9 Terluka, 2 Depresi


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler