KPI: Masyarakat Bersiaplah Menyambut era Baru Televisi Digital

Senin, 14 Juni 2021 – 22:19 WIB
Menkominfo Johnny G Plate dalam Konferensi Pers Virtual Penetapan Pemenang Seleksi Penyelenggara Multpleksing Siaran TV Digital Teresterial 2021, dari Media Center Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (03/05/2021). Foto: Dok Kemkominfo

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia sedang bersiap melakukan migrasi dari televisi analog ke digital atau kerap disebut Analog Switch Off (ASO).

Saat ini, masyarakat mayoritas masih memakai televisi analog yang identik dengan penggunaan frekuensi radio 700 Megahertz (MHz).

BACA JUGA: Kominfo Kembangkan Sinyal 5G di 3 Kota Perintis

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny Gerard Plate mengatakan, dalam migrasi itu frekuensi analog akan digabungkan dengan spektrum frekuensi radio sebagai landasan penyiaran televisi digital di dalam negeri.

Penggabungan dari dua sumber daya alam frekuensi itu disebut sebagai multipleksing (Mux). Penggunaan ini, lanjutnya, akan membuat industri penyiaran televisi menjadi semakin efisien.

BACA JUGA: Minat Masyarakat Beli Rumah Naik, BTN Dukung Usulan Pengembang Perpanjang Relaksasi PPN

Dengan infrastruktur frekuensi yang besarnya terbatas, bisa dioptimalkan untuk menayangkan penyiaran televisi hingga puluhan program pada waktu yang bersamaan.

"Lembaga penyiaran dalam pengoperasian multiplexing bisa menyiarkan hingga 10 program secara bersamaan hal ini akan berimplikasi pada biaya infrastruktur yang lebih efisien. Jadi kita semua mari bersiap menyambut TV Digital, perlahan meninggalkan TV Analog," kata Menkominfo.

BACA JUGA: 2021, Pupuk Indonesia Siapkan Sebanyak 15,3 Juta Ton Pupuk

Menurut Komisioner KPI Pusat Hardly Stefano Fenelon Pariela, televisi digital bukan siaran televisi yang dapat diakses melalui internet atau yang kini kerap dikenal dengan streaming.

Sebagaimana diketahui, untuk mengakses informasi dan hiburan melalui siaran streaming tidak gratis, masyarakat memerlukan pulsa atau paket data.

Berbeda dengan menonton siaran televisi digital.

"Walaupun sama-sama menggunakan teknologi digital, siaran televisi digital bukanlah siaran televisi melalui internet atau streaming," ujar Hardly. 

Jadi, bagi masyarakat bersiaplah menyambut era baru televisi digital. Siaran televisi lebih berkualitas yang disajikan oleh berbagai lembaga penyiaran di tanah air.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai migrasi TV Digital, kunjungi situs resmi pemerintah lewat Indonesia.go.id.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... HUT ke-75, BNI Bikin #DanceChallenge Berhadiah Jutaan Rupiah, Yuk Ikutan!


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler