KPU Sudah Lapor Jokowi soal Penangkapan Wahyu Setiawan

Selasa, 14 Januari 2020 – 19:14 WIB
Ketua KPU Arief Budiman. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua KPU Arief Budiman mengaku sudah melaporkan penangkapan Komisioner KPU Wahyu Setiawan kepada Presiden Jokowi.

Selain Jokowi, Arief juga sudah melaporkan kepada DPR maupun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). "Kami sudah berikan laporan ke tiga institusi," kata Arief saat rapat dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/1).

BACA JUGA: Ini Kemungkinan Sosok Pengganti Wahyu Setiawan

Dia menambahkan, laporan disampaikan kepada Presiden Jokowi karena berkaitan dengan proses administrasi. Sebab, ujar dia, pengangkatan dan pemberhentian KPU RI dilakukan oleh presiden. Kalau pengangkatan dan pemberhentian KPU provinsi, kabupaten/kota, dilakukan oleh KPU RI.

Arief menambahkan, laporan juga disampaikan kepada DPR. Hal ini mengingat fit and proper tes calon komisioner KPU dilakukan DPR. Menurutnya, perangkingan calon komisioner KPU dilakukan oleh DPR.

BACA JUGA: Kasus Suap PAW Anggota DPR, KPK Geledah Kantor KPU

"Sehingga kami perlu melakukan ini. Sebagai penggantinya (Wahyu)  akan dipilih dari peringkat berikutnya,” urainya.

Arief menambahkan, laporan disampaikan ke DKPP karena persoalan Wahyu tidak hanya pidana, tetapi juga etik. "Selain ada persoalan pidana, juga ada persoalan etiknya. Maka kami merasa perlu melaporkan kepada DKPP," ujarnya.

Ia mengatakan, ketiga lembaga itu mungkin tengah melakukan proses tindak lanjut terkait laporan tersebut.

Arief menegaskan bahwa Wahyu Setiawan juga sudah menyatakan peristiwa yang dialaminya merupakan persoalan pribadi, bukan institusi.

Menurut dia, KPU sudah mengambil keputusan dalam rapat pleno. Seluruh tahapan dilakukan transparan, termasuk dalam pengambilan keputusan di pleno. "Bukan soal PAW saja, tetapi semua tahapan kami lakukan sama," tegasnya. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler