Kritik Politikus Senior PKS terhadap Program Kartu Prakerja

Jumat, 08 Maret 2019 – 05:35 WIB
Hidayat Nurwahid. Foto: Humas MPR/dok.JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid mencium aroma politis dari rencana pemerintahan Jokowi yang berniat menggaji pengangguran melalui program Kartu Prakerja.

Menurut dia, program Kartu Prakerja bertujuan menaikkan simpati publik kepada Jokowi yang maju dalam kontestasi pemilihan presiden 2019.

BACA JUGA: Soal Kartu Prakerja, PKS: Anggaran Dari Mana?

"Memang politis. Jelas dalam rangka meraih suara. Lagi-lagi bukan dalam rangka menyelesaikan masalah," kata Hidayat ditemui di acara malam anugerah Teropong Parlemen Award 2019 di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Kamis (7/3/2019).

Selain beraroma politis, kata Hidayat, pemerintah tidak matang menggulirkan isu program Kartu Prakerja. Terbukti, Wakil Presiden Jusuf Kalla melayangkan kritik atas program ini.

BACA JUGA: Masih Andalkan Kartu Sakti, Jokowi Dinilai Tak Paham Konstitusi

BACA JUGA: Kritik Kartu Prakerja, BPN: Gaji Guru Saja Utang, Sekarang Mau Biayai Pengangguran

Dalam kritiknya, kata Hidayat, JK menilai program Kartu Prakerja sulit terealisasi di Indonesia karena terhalang anggaran yang besar.

BACA JUGA: Kritik Kartu Prakerja, BPN: Gaji Guru Saja Utang, Sekarang Mau Biayai Pengangguran

"Pak JK sudah memberikan kritik bahwa permasalahan ini tidak mudah. Di negara mapan ekonomi dan jumlah penduduk tidak banyak, dan pengangguran tidak tidak, negara bisa melakukan. Karena ini anggaran sangat besar," pungkas dia.

Sementara itu, Juru bicara Badan Pemenganan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, Nizar Zahro mengkiritik program Kartu Prakerja milik Jokowi.

Menurut dia, program itu bukannya menyejahterakan masyarakat, tetapi malah menyusahkan. Karena, pada akhirnya, program Kartu Prakerja akan membebani keuangan negara.

BACA JUGA: Honorer Dibayar Rp 200 Ribu per Bulan, Pengangguran Digaji Berapa? Pakai Daun?

“Gaji guru saja masih utang, masa Pak Jokowi mau tambah utang baru untuk gaji pengangguran? Program ini nantinya akan membebani keuangan negara," kata Nizar, Kamis (7/3). (mg10/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polemik Kartu Prakerja: Kubu Jokowi Tanggapi Bambang soal Pengangguran Digaji


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler