Kronologi Kecelakaan Maut di Puncak Bogor yang Menewaskan 5 Orang, Ngeri

Minggu, 18 Oktober 2020 – 00:08 WIB
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan maut di Puncak Bogor, Sabtu (17/10). Foto: Pojoksatu

jpnn.com, BOGOR - Lima orang meningal dunia dan tujuh luka-luka dalam kecelakaan yang terjadi di Puncak Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (17/10) dini hari.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fitra Zuanda mengatakan kecelakaan maut bermula saat truk bermuatan batu split melaju kencang dari arah Cianjur menuju Bogor.

BACA JUGA: Ada Kecelakaan di Puncak Bogor, Hati-hati, 5 Orang Tewas

Saat melintas di lokasi kejadian, tepatnya di Kampung Sampay RT 03/RW 02 Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua, truk yang dikemudikan warga Cianjur berinisial EH (29) itu oleng ke kanan.

Truk bernomor polisi B 9978 UDF tersebut menabrak dan menyeret empat kendaraan dari arah berlawanan.

BACA JUGA: Lihat Foto Ini jadi Merinding, TKP di Pelabuhan Merak

“Diduga rem blong sehingga truk oleng bergerak ke lajur kanan dan menabrak tiga sepeda motor dan satu mobil,” ucap AKP Fitra, Sabtu (17/10).

Truk baru terhenti setelah menabrak warung yang berada di sisi jalan. Warung yang ditabrak rusak berat dan truk ringsek.

BACA JUGA: Heboh Pensiunan Dosen Kampus Ternama Ditangkap Polisi

Akibat kecelakaan itu, empat mahasiswa dan seorang pelajar asal Tangerang meninggal dunia. Mereka adalah SA (19), NSA (19), C (18), dan DWY (21).

Empat mahasiswa asal Tangerang itu mengendarai sepeda motor jenis Honda Varia dengan nomor polisi A-3220-ZV dan sepedan motor Yamaha Nmax nomor polisi A-2425-VD.

Korban SA (pria) mengendarai sepeda motor Honda Varia. Ia membonceng korban NSA yang merupakan mahasiswi asal Tangerang.

Sedangkan pelajar C mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax dengan DWY (21) yang juga mahasiswa asal Tangerang.

ADVERTISING
ADVERTISING

Sepeda motor lainnya yang ditabrak truk yakni Honda Beat nomor polisi B-6871-COT, yang dikendarai oleh N (17).

Selain sepeda motor, truk juga menabrak mobil Daihatsu Grandmax nomor polisi B-1959-ZKH yang dikendarai oleh G (40).

Kendaraan mobil minibus ini membawa tiga penumpang, yakni musisi pria berinisial HP (38), musisi perempuan berinisial RA (38), dan seorang perempuan yang bekerja sebagai karyawan swasta berinisial NB (32).

“Kami bergegas menuju TKP ketika mendapatkan laporan kecelakaan di Puncak pada Sabtu (17/10) dini hari. Dalam kecelakaan lalu lintas ini ada lima orang korban meninggal dunia dengan inisial SA, NSA, C, DWY, EH dan tujuh orang luka-luka dengan insial DR, R, G, HP, RA, NB, N,” ucap Fitra Zuanda.

Dari hasil pemeriksaan di TKP, kata AKP Fitra Zuanda, kendaraan truk Isuzu yang menabrak empat kendaraan ternyata mengalami rem blong.

“Namun kami masih melakukan pengembangan penyelidikan terkait kejadian kecelakaan lalu lintas ini,” tandas AKP Fitra Zuanda. (adi/pojoksatu)

Read more...

Terpopuler