Kronologi Pembunuhan Sekeluarga Berdasar Pengakuan Pelaku, Sadis!

Selasa, 18 April 2017 – 14:21 WIB
Andi Lala, otak pelaku pembunuhan sekeluarga, tiba di Mapolda Sumut Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (12/4). Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS/JPNN.com

jpnn.com - Andi Lala, otak pelaku pembunuhan satu keluarga di Mabar, Medan Deli, Sumut, sudah buka mulut.

Motif pembunuhan sadis itu ternyata beraroma dendam dan urusan narkoba.

BACA JUGA: Kelakuan Andi Lala Sangat Biadab Pantas Dihukum Mati

Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Ahmelza Dahniel mengungkapkan, Andi Lala nekat menghabisi keluarga Riyanto lantaran motif dendam terkait uang pembelian narkotika.

"Terungkap dari hasil pemeriksaan, Andi Lala membunuh Riyanto sekeluarga karena utang narkoba. Dia kesal kepada Riyanto karena merasa tertipu," kata Rycko Ahmelza Dahniel , seperti diberitakan Sumut Pos (Jawa Pos Group).

BACA JUGA: Riyanto Dibunuh karena Narkoba? Ayah Almarhum: Andi Lala Bohong

Dibeberkan Rycko, persiapan Andi Lala untuk meghabisi Riyanto sudah dilakukan sejak Jumat (7/4). Andi Lala bahkan menggadaikan sepeda motor untuk biaya belu sabu dan rental mobil yang digunakan dalam pembantaian tersebut.

"Kemudian Andi Lala mengajak Rony dan Indra Syahputra ke rumah Riyanto di Jalan Mangaan Mabar,” jelas Rycko.

BACA JUGA: Simak Nih, Ini Pengakuan Pembunuh Sadis Satu Keluarga di Medan

Di sana, Andi Lala mengajak Riyanto menggunakan sabu. Nah, saat korban menggunakan sabu, di situlah dia dihabisi oleh tersangka.

“Dan dari hasil pemeriksaan, ternyata Andi Lala sendiri yang melakukan eksekusi terhadap semua korban," beber Rycko lagi.

Sementara itu, keponakan Andi Lala, Roni Agara (21) dan temannya Indra Syahputra, ternyata tidak melakukan penganiayaan, mereka hanya menunggu di luar rumah.

Dalam melakukan aksinya, sebagai eksekutor tunggal, usai menghabis Riyanto, kemudian Andi Lala membongkar lemari untuk mencari barang berharga.

Saat itu Sri Ariyani (38), istri Riyanto terbangun. Andi Lala langsung menghantam Yani.

Pembantaian Yani ternyata membangunkan ketiga anaknya. Tanpa belas kasihan, Andi Lala menghajar ketiga bocah malang itu.

Marni (60), mertua Riyanto mendengar suara cucunya menangis. Dia langsung masuk ke dalam kamar. Begitu menghidupkan lampu, Marni juga dibunuh Andi Lala.

Polisi menetapkan tersangka tambahan dalam kasus pembunuhan sadis di Mabar ini. Adalah Riki (23) alias Keriting.

Dia diamankan petugas pada Sabtu (15/4) lalu di rumahnya, Jalan Melati 2, Pasar 4, Dusun Jeruk, Kelurahan Desa Melati 2, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Dalam kasus itu, Riki berperan sebagai penadah sepeda motor korban pembunuhan. Ternyata Riki juga masih punya hubungan keluarga dengan Andi Lala.

Saat menangkap Riki, petugas menemukan barang bukti satu unit sepeda motor Vario tanpa plat nomor Polisi.

Sepeda motor itu disinyalir digunakan Andi Lala melarikan diri ke Serdang Bedagai, sebelum dia berangkat ke Riau. Sepeda motor itu dijual dengan harga Rp1,8 juta kepada Riki. Uang itu digunakan untuk melarikan diri.

Wagiman, ayah kandung Riyanto yang ditemui di rumahnya membantah keterangan Andi Lala. Karena selama ini Alm Riyanto dikenal baik dan tak pernah mengenal narkoba.

"Tidak mungkin anak saya pakai sabu, tidak benar apa yang dikatakan Andi Lala," kata Wagiman.

Pria berusia 66 tahun ini mengatakan, selama ini, keseharian anaknya tak pernah bergaul dengan orang-orang yang berhubungan narkoba maupun orang sembarangan.

"Anak saya itu selalu di rumah. Kalau keluar rumah si Riyanto selalu menghabiskan waktunya bersama anak dan istri," jelas Wagiman.

Keyakinan Wagiman terhadap Riyanto tak pernah menyentuh narkoba, dari kebiasaannya yang tidak pernah merokok dan meminum-minuman keras.

"Jadi, saya yakin seratus persen, anak saya tidak nyabu. Keterangan Andi Lala bohong," ungkap Wagiman lagi. (mag-1/fac/gus/adz)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terungkap! Pembunuh Sekeluarga Itu Juga Pernah Bunuh Selingkuhan Istri


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler