Kunker DPRD dan Disdik Batam ke Jerman dan Swiss Terancam Batal

Minggu, 19 April 2015 – 22:07 WIB

jpnn.com - BATAMKOTA - Keberangkatan Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Komisi IV DPRD Kota Batam dalam rangka kunjungan kerja ke Jerman dan Swiss belum berjalan mulus. Bahkan, kunker tersebut terancam batal berangkat karena belum mengantongi izin serta anggaran dari Wali Kota dan Gubernur Kepri. 

"Kami masih menunggu izin tertulis dari Wali Kota Batam Ahmad Dahlan serta Gubernur Kepri HM Sani," ujar Kadisdik Kota Batam, Muslim Bidin, Minggu (19/4).  

BACA JUGA: Lagi Asyik Boncengan, Jambret Gasak Tas Wanita Cantik Ini

Muslim berharap, anggaran serta izin dari Wali Kota dan Gubernur bisa diperoleh saat keberangkatan, Senin (20/4) ini. "Semoga Senin sudah siap (selesai) semuanya," ungkap Muslim Bidin. Seperti diketahui,Keberangkatan Kepala Seksi (Kasi) Program Disdik Batam dan Kepala Sekolah SMKN 1 dan SMKN 2 tak menggunakan anggaran APBD. Karena tak memiliki anggaran, Muslim menyarankan untuk patungan ditambah dana pribadi. Sedangkan sekolah disarankan Muslim berembuk dengan komite, menggunakan anggaran dana wali murid.

Berbeda dengan pihak Disdik, enam anggota Komisi IV DPRD Kota Batam sudah siap dari sisi perizinan maupun anggaran. Kunjungan kerja (Kunker) wakil rakyat ke Jerman mengajak serta Disdik Kota Batam, Bapedda Kota Batam serta Kepala Sekolah, Senin (20/4) ini. Kunker dilakukan selama tujuh hari,  setiap harinya anggota DPRD mendapatkan uang saku Rp 4,5 juta per hari diluar tiket pesawat serta hotel. Artinya seriap orang mengantongi Rp 31.500.000.

BACA JUGA: TNI Ketahuan Poligami Siap-siap Dipecat

Kunker buat anggota DPRD Kota Batam merupakan hal yang lumrah. Tahun ini Setwan DPRD Kota Batam menganggarkan Rp 21,3 miliar untuk kegiatan kunker anggota DPRD Kota Batam. Setiap wakil rakyat dijatah 35 kali kunker. Di antaranya 34 kali kunker di dalam negeri dan sekali jatah kunker ke luar negeri.

Dalam sebulan bisa dua hingga tiga kali kunker. Selama satu periode (lima tahun) setiap anggota DPRD lima kali ke luar negeri, serta 170 kali di dalam negeri. Kegiatan ini tak jarang dijadikan wakil rakyat sebagai ajang untuk jalan-jalan.

BACA JUGA: Sstt.. Oknum Polisi yang Keroyok Wartawan Bakal jadi Tersangka

Triwulan I kinerja DPRD Kota Batam sudah berulangkali melakukan kunjungan kerja (Kunker).
Dari sekian banyak agenda kunker, jarang yang dipublikasikan kepada masyarakat atas anggaran yang telah dipergunakan. Hasil, serta perbaikan terhadap pembangunan Kota Batam.

Sekretaris Dewan (Sekwan) Marzuki pernah mewacanakan untuk menggelar konprensi pers setiap kali DPRD melakukan kunker. Janji tersebut diungkapkan Marzuki, dalam konprensi pers terkait rencana keberangkatan Komisi IV ke Jerman.

Namun ketika Komisi I yang dipimpin Nyanyang Haris Pratimura melakukan kunker ke Bali, bersamaan dengan Komisi II ke Bandung, serta Komisi IV ke Belitung Timur tidak juga diberitahukan agendanya. Terlebih hasil yang diperoleh bagi masyarakat Kota Batam. 

Dalam bulan ini Komisi I sudah dua kali melakukan kunker, ke Jakarta kemudian ke Bali. Begitupun Komisi IV, setelah Belitung Timur kemudian melanjutkan kunkernya ke Jerman dan Swiss.(hgt/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sadis, Ibu Hamil Juga Dijambret


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler