Lagi, Ahok Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Kamis, 17 November 2016 – 20:15 WIB
Massa Aksi Bela Islam 4 November 2016. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah berstatus tersangka kasus dugaan penistaan agama.

Nah, kini Ahok bakal menghadapi satu kasus baru. Pelapornya adalah salah satu peserta Aksi Damai 4 November, Herdiansyah.

BACA JUGA: Prediksi Ngeri dari Fuad Bawazier jika Ada Aksi 25 November

Dia melaporkan Ahok atas pernyataannya di laman berita online internasional yang menyebut peserta aksi 411 adalah massa yang dibayar.

"Kami melaporkan Ahok ke Bareskrim Mabes Polri terkait dugaan tindak pidana fitnah dan penghinaan bahwa sebagian besar Demonstran 411 dibayar Rp 500.000," ujar pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman saat mendampingi Herdiansyah di Bareskrim Polri di Kantor KKP, Jalan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (17/11).

BACA JUGA: Jadi Etalase Pemerintah, Humas Harus Inovatif

Pernyataan Ahok tersebut termuat di laman berita mobile.abc.net.au dengan judul berita 'Jakarta Governor Ahok Suspect in Blasphemy Case, Indonesian Police Say'.

Dalam berita ini juga terdapat rekaman video pernyataan langsung Ahok.

BACA JUGA: Simak! Ini Penyataan Habib Rizieq Soal Aksi 25 November

"Ahok yang secara garis besar mengatakan 'It's not easy, you send more than 100.000 people, most of them if you look at the news, said they got the money 500.000 rupiahs'," ujar Habiburokhman, seperti diberitakan RMOL.

Sementara Herdiansyah membantah telah menerima bayaran saat Aksi 411.

Atas alasan itu, Herdiansyah meminta Ahok untuk menyebutkan nama oknum yang menerima bayaran Rp 500 ribu pada saat aksi.

"Saya sama sekali tidak menerima dibilang dibayar. Saya sakit hati difitnah menerima bayaran. Kalau Ahok memang tahu, sebutkan saja siapa," pungkasnya. (ian/RMOL)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Setya Novanto Berharap Ahok Introspeksi Diri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler