Lagi, Kubu SBY Serang Prabowo dan Wiranto

Rabu, 27 Mei 2009 – 15:57 WIB
JAKARTA - Kubu pasangan calon presiden SBY dan calon wakil Boediono kembali menyerang dua cawapres masing-masing Prabowo Subianto dan WirantoJika sebelumnya Rizal Malarangeng menyebut sejarah hidup Prabowo itu seorang prajurit yang dipecat dan tidak pernah membela ekonomi rakyat, karena sibuk mengurusi kuda maka kini giliran Ruhut Sitompul dari tim sukses SBY-Boediono yang menyerang cawapresnya Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla.

"Prabowo Subianto itu ahli culik-menculik

BACA JUGA: PKS Sarankan Istri SBY Tutup Aurat

Lalu diberhentikan dari tentara dan kini jadi cawapres yang berpasangan dengan capres Megawati Soekarnoputri," tuding Ruhut Sitompul, dalam diskusi bertema 'Mengungkap Strategi Capres-Cawapres, di gedung DPD, Senayan Jakarta, Rabu (27/5).

Selain menyebut Prabowo sebagai ahli culik, Ruhut Sitompul juga mempertanyakan harta kekayaan Prabowo yang berlimpah
"Masuk akal, nggak, seorang tentara yang diberhentikan, lalu mengaku jadi pengusaha dan punya kekayaan yang berlimpah-ruah," tanya Ruhut Sitompul.

Menurut Ruhut, Bapaknya Prabowo adalah seorang begawan ekonomi, lalu anaknya yang bernama Prabowo jadi tentara dan saat ini mencalonkan diri jadi cawapresnya Megawati dengan kekayaan yang berlimpah.

Selain menyerang Prabowo, Ruhut Sitompul yang dalam diskusi itu menyebut dirinya sebagai penyambung lidah capres Susilo Bambang Yudhoyono juga menyebut-nyebut cawapres Wiranto sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas musibah yang dialami oleh beberapa pesawat TNI.

"Di zaman Wiranto jadi Panglima TNI, hanya karena desakan beberapa lembaga swadaya masyarakat, Wiranto memperkecil anggaran TNI hingga jauh dari kebutuhan riil institusi TNI," kata Ruhut.

Selain itu, Ruhut Sitompul juga menuding WIranto sebagai dalang pencekalan atas dirinya ketika jadi pengacara Sri Bintang Pamungkas dan Muchtar Pakpahan

BACA JUGA: Boediono Kritik JK, Minta Pejabat Tidak Berbisnis

"Gila, saya dicekal 5 tahun dan selama itu pula saya tidak bisa berpergian ke luar negeri
Setelah masa pencekalan itu berakhir, saya baru tahu yang memerintahkan pencekalan itu ternyata Wiranto yang saat jadi cawapresnya Jusuf Kalla," kata Ruhut Sitompul

BACA JUGA: ICMI: Kekuasaan Bukan Komoditas

(fas/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mega-Pro Genjot Timses Daerah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler