LAM Riau Bakal Beri Jokowi Gelar Adat

Selasa, 04 Desember 2018 – 15:17 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) bersalaman dengan jemaah Salat idul Adha. Foto: Miftahulhayat/Jawa Pos)

jpnn.com, JAKARTA - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau akan memberikan gelar adat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 15 Desember 2018.

Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau Datuk Seri Al Azhar mengatakan, gelar itu sebagai ucapan terima kasih atas semua yang telah dilakukan Jokowi.

BACA JUGA: Jokowi Beber Cara Ampuh Cegah Korupsi

"Gelar kepada Yang Mulia Bapak Presiden adalah Datuk Seri Setia Amanah Negara yang berarti beliau adalah seorang yang besar, petinggi, datuk yang berseri-seri, bercahaya," kata Azhar, Selasa (4/12).

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAM Riau Datuk Seri Syahril Abubakar menyampaikan alasan pemberian gelar adat untuk Jokowi.

BACA JUGA: Jokowi: Antikorupsi Harus Jadi Gerakan Bangsa

Salah satunya karena pemerintahan Jokowi berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan yang telah berlangsung selama 17 tahun di Riau.

“Tuan Presiden mengambil kebijakan bahwa jangan lagi ada asap di Provinsi Riau. Alhamdulillah sudah tiga tahun terakhir ini asap sudah tak ada lagi di negeri kami. Ini hal-hal yang menjadi dasar," tutur Abubakar.

BACA JUGA: Kasus Novel Baswedan Belum Selesai, Jokowi: Tanya ke Kapolri

Alasan lainnya adalah keberhasilan pemerintahan Jokowi mengembalikan Blok Rokan yang berada di enam kabupaten dan kota di Riau menjadi milik Indonesia.

Tidak hanya itu, pemerintah juga telah memutuskan pengelolaan blok Coastal Plains and Pekanbaru (CPP) diserahkan 100 persen kepada daerah melalui PPT Bumi Siak Pusako (BSP).

LAM Riau juga menghargai kebijakan pemerintah yang menerbitkan Perpres Nomor 86 Tahun 2018 tentang Tanah Objek Reforma Agraria.

Lewat kebijakan itu, tanah milik bersama diakui dan sekaligus diterbitkan sertifikatnya. (fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Danny Pomanto Beber Alasan Mantap Dukung Joko Widodo


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler