Letjen Ganip Minta Penanganan Pasien Covid-19 di RSUD Loekmono Hadi Dibenahi

Jumat, 04 Juni 2021 – 14:24 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito. Foto: Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito melakukan peninjauan lapangan ke RSUD Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah Kamis (3/6). 

Jenderal bintang tiga itu menemukan penanganan pasien yang belum menerapkan aturan sesuai standar kekarantinaan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk pasien Covid-19.

BACA JUGA: Pembunuh Sadis: Yang Saya Ingat Cuma 3 Kata Tolong, Sakit, dan Sayang

Misalnya, Letjen Ganip menemukan beberapa pasien yang dirawat di IGD RSUD Loekmono Hadi dengan status reaktif Covid-19 melalui tes usap antigen, masih didampingi sanak keluarga. 

"Itu penularan bisa terjadi walaupun yang dirawat di IGD ini belum dinyatakan positif tetapi sudah reaktif Covid-19,” tutur eks Kepala Staf Umum TNI itu dalam keterangan persnya, Jumat (4/6).

BACA JUGA: Polda Metro Jaya Temukan 933 Kasus Positif Covid-19

Ganip kemudian meminta pengelola RSUD Loekmono Hadi membenahi cara penanganan pasien Covid-19 sesuai prosedur kekarantinaan.

"Jadi, yang sudah dikarantina, ya, betul-betul dikarantina," ujar eks Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III itu.

BACA JUGA: Letjen Ganip Warsito, dari Kasum TNI jadi Kepala BNPB

Dalam kunjungan ke RSUD Loekmono Hadi, Ganip juga berbicara penerapan protokol kesehatan 3M harus ditegakkan demi memutus rantai penularan Covid-19.

Dalam hal ini dia mengatakan bahwa kepatuhan masyarakat untuk menerapkan dan mematuhi aturan protokol kesehatan menjadi bagian dari kunci untuk mengendalikan dan menghentikan kasus Covid-19.

“Yang bisa menghentikan Covid-19, ya, kita semua. Masyarakat semua,” beber pria yang juga menjabat Kepala BNPB itu.

Jelang berakhirnya kunjungan di RSUD Loekmono Hadi, Ganip menyerahkan dukungan penanganan Covid-19 secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Kudus berupa tenda isolasi sebanyak dua buah, masker kain 20 ribu, masker kain anak sepuluh ribu, dan handsanitizer sebanyak 20 jerigen masing-masih empat liter. (ast/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ridwan Ajak Adik Ipar Berbuat Terlarang, Sudah Hampir Setahun


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler