Lewat Teleconference Warga Curhat ke Jokowi Minta PPn Dibebaskan

Rabu, 29 April 2015 – 19:20 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) teleconference dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, dalam acara peletakan batu pertama rumah susun sederhana milik, rumah tapak, dan rumah susun sederhana sewa di sembilan kota, Rabu (29/4). 

‎Peletakan batu pertama ini dilakukan secara simbolis dari Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.‎ Dalam ‎teleconference, Djarot memperkenalkan kepada Jokowi dua warga yang memiliki ketertarikan untuk membeli rusunami Cengkareng yang hari ini dilakukan groundbreaking. 

BACA JUGA: Polri Kerahkan Puluhan Ribu Personel untuk Amankan May Day

"Dulu tinggal di rusunawa dan sekarang punya interest untuk membeli di Rusunami Cengkareng," ujar Djarot sembari mengenalkan dua warga tersebut saat teleconference di Cengkareng, Jakarta, Rabu (29/4).

‎Heni Rohmawati (38) yang bekerja sebagai karyawan swasta menjadi salah satu orang yang minat untuk membeli rusunami Cengkareng. Saat ini, Heni tinggal di Rusunawa Perumnas. Kepada Jokowi, dia menyampaikan harapannya agar bisa mempunyai rumah sendiri. 

BACA JUGA: Pemerintah Beri Kado 10 ribu Unit Rusunawa untuk Buruh

"Jadi tidak seumur hidup saya kontrak Pak," kata Heni. 

Dia berharap agar cicilan uang muka dan uang bulanannya murah. Selain itu, Heni berharap kepada pemerintah bisa membebaskan PPn. "Saya mohon banget sama pemerintah untuk PPn yang 10 persen tolong dibebaskan, karena itu berat sekali sebagai rakyat kecil pak," ucapnya.

BACA JUGA: Century Tidak Masuk 36 Kasus Prioritas KPK

Menanggapi hal itu, Jokowi menyatakan, pemerintah sudah memberikan subsidi terkait dengan cicilan. "Untuk cicilan kan sudah disubsidi oleh pemerintah menjadi hanya lima persen. Kemudian uang muka hanya 1 persen," ujarnya.

Untuk lebih detilnya, Jokowi meminta hal tersebut ditanyakan langsung ke Perumnas atau BTN. "Ditanyakan ke sana saya kira, nanti akan diberikan penjelasan yang lebih detil," tutur pria yang pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta ini. (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Antara Khofifah, Tiga Presiden dan Untaian Puisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler