Licik, Campur dengan Daging Celeng dan Dijual Mahal

Jumat, 01 Juli 2016 – 20:09 WIB
Daging sapi dan daging celeng. Foto: dok.Jawa Pos/JPNN

BANYUWANGI – Aparat kepolisian kembali membekuk penjual daging sapi yang dioplos daging celeng. Penangkapan itu di rumah jagal milik Nismawati di Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar.

Polisi lantas mengamankan 30 kilogram daging babi hutan dari rumah jagal tersebut. Daging itu ditemukan petugas tersimpan di freezer. Nismawati langsung diamankan petugas resmob beserta barang bukti daging celeng.

 ''Pelaku sudah ditahan dan barang bukti kini diamankan,'' ujar Kapolres Banyuwangi AKBP Budi Mulyanto.

Terungkapnya kasus daging oplosan itu bermula dari kecurigaan salah seorang pembeli bernama Subari. Pria asal Dusun Krajan, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, tersebut curiga dengan tekstur dan warna daging yang dibelinya di kios Nismawati.

BACA JUGA: Mas Bro...Selamat Berlebaran di Balik Jeruji Besi

 Daging setengah kilogram itu dibeli seharga Rp 55 ribu. Merasa ada yang tidak beres, Subari mencoba mencocokkan sampel daging yang dibeli ke pedagang lain. Merasa ada yang janggal, dia pun melapor ke polisi. Polisi akhirnya turun tangan.

Di hadapan petugas, Nismawati hanya tertunduk pasrah dan menangis. Dia mengaku tidak tahu-menahu bila daging yang dijualnya adalah daging babi hutan.

 ''Saya tidak tahu itu daging babi. Saya nggak mungkin jual daging itu,'' katanya.

Nismawati mengakui bahwa daging tersebut didapat dari seseorang bernama Wangen. Pria yang kini masih dalam pencarian polisi itu datang ke rumah jagalnya untuk menawarkan daging tersebut. Ada 30 kilogram yang dibeli dari Wangen seharga Rp 55 ribu. Atas perbuatannya, Niswawati terancam pasal 204 ayat 1 dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

BACA JUGA: Dor! Si Bandel Langsung Pincang

 Barang bukti berupa 30 kilogram daging celeng, tujuh kantong plastik daging oplosan, dan setengah kilogram daging oplosan diamankan sebagai barang bukti.

 ''Kami meminta masyarakat teliti dan jeli sebelum membeli daging sapi. Jangan sampai tertipu pedagang nakal,'' ucap Budi.(nic/c1/aif/c5/ai/flo/jpnn)

BACA JUGA: Loh, Bawa Susu Lewat Depan Kasir tapi tak Bayar

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tragiss! Sopir Dirampok, Disiksa, Diikat Lalu Dibuang Begitu Saja


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler