Lihat Gaya Anak SMP dan SMA yang Ketahuan Dugem di Kelab Malam

Senin, 24 Juli 2017 – 21:28 WIB
Puluhan pelajar putra dan putri yang terjaring razia di tempat hiburan malam di kawasan Pasar Kembang, Sabtu malam (22/7). Foto Yuan Abadi/Radar Surabaya/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Polisi tak pernah berhenti memerangi peredaran narkotika dan obat-obat terlarang. Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Jawa Timur terus melakukan razia sebagai upaya mempersempit pergerakan barang haram tersebut.

Lokasi yang dituju adalah tempat hiburan malam. Sejumlah kelab dirazia di Jalan Pahlawan dan Jalan Pasar Kembang, Surabaya.

BACA JUGA: Ratusan Jajaran MA se-Indonesia Kumpul di Banyuwangi, Wisata MICE pun Menggeliat

Kegiatan razia yang rutin dilakukan aparat ini dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Roni Faisal Saiful Faton pada Sabtu (22/7) malam.

Radar Surabaya (Jawa Pos Group) melaporkan, Razia dilakukan secara serentak guna menciptakan rasa aman di Surabaya. Setelah menggelar apel pasukan di halaman Mapolrestabes Surabaya, tim langsung menuju ke tempat hiburan malam yang dituju. Awalnya, polisi menuju ke diskotek Nine Pub yang terletak di ruko Jalan Pasar Kembang.

BACA JUGA: Suami Keluar Masuk Sampai 15 Kali, Sakit Hati, Istri Gugat Cerai

Tiba di lokasi, polisi lantas merangsek masuk ke dalam diskotek. Polisi lantas meminta pengelola untuk menyalakan lampu dan mematikan musik yang saat itu dinikmati oleh para pengunjung. Kemudian, mereka memeriksa satu per satu identitas pengunjung dan melakukan penggeledahan.

Mirisnya dari penggeledahan yang dilakukan, polisi tidak mendapatkan identitas dari beberapa pengunjung.

BACA JUGA: Bus Masuk Kali, Semua Penumpang Selamat

Sebab setelah dicek, ternyata kebanyakan mereka masih remaja di bawah umur dan masih berstatus pelajar SMP atau SMA. Setelah itu, mereka diamankan untuk diberikan pembinana.

Selain itu dari lokasi yang sama, polisi juga mengamankan dua orang pengunjung. Satu orang diamankan karena kedapatan mengantongi pil dobel L (pil koplo) dan satu orang lagi sedang mabuk berat. Keduanya diamankan ke Mapolrestabes Surabaya.

Polisi kemudian bergerak melanjutkan razia ke diskotek Joker Pub di Jalan Pahlawan. Meski tidak menemukan adanya pengunjung yang kedapatan membawa narkoba atau obat-obatan terlarang, namun di diskotek mirip kafe ini, polisi kembali mendapati banyak pengunjung yang masih berstatus pelajar.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Roni Faisal Saiful Faton menjelaskan bahwa razia secara bersama-sama dengan waktu yang tidak ditentukan bertujuan untuk menekan peredaran narkoba dan miras yang kini mulai dinikmati oleh anak-anak.

“Memang anak-anak ini kan salah satu yang rentan terhadap pemakaian dan peredaran narkoba. Jadi, kita aktif melakukan razia untuk menekan peredarannya,” ungkap Roni Faisal.

Dia mengaku miris dengan anakanak yang sudah masuk ke tempat hiburan malam di saat mereka masih membutuhkan pengawasan dari orangtua. Seharusnya, mereka belajar di rumah. Mendapati hal itu, perwira dengan dua melati di pundak ini akan terus melakukan razia guna pencegahan.

“Kami akan tetap lakukan razia jika tempat tersebut masih ditemukan pengunjung yang masih di bawah umur,” tegasnya.

Ke depan, pihaknya juga akan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menggelar tes urine kepada semua pengunjung klub malam. Hal ini dilakukan agar diketahui jika ada pengunjung yang memakai narkoba sehingga bisa dilakukan penindakan.

“Selain itu, kami juga akan menggandeng Satpol PP untuk menjaring pengunjung yang tidak memiliki KTP,” pungkasnya. (yua/jay/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kader Partai Hanura Mundur Massal Jelang Pilkada


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler