Lihat, KM Angke Jaya Terbakar, TNI AL Bergerak Cepat, Bagaimana Nasib 10 ABK?

Sabtu, 16 April 2022 – 23:52 WIB
Kapal Motor (KM) Angke Jaya 2 terbakar di perairan Teluk Jakarta, Kamis (14/4). Foto: Dispenal

jpnn.com, JAKARTA - Kapal Motor (KM) Angke Jaya 2 terbakar di perairan Teluk Jakarta, Kamis (14/4).

TNI AL melalui unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada I yaitu KRI Teuku Umar-385 bergerak cepat menyelamatkan sepuluh awak kapal penangkap ikan itu.

BACA JUGA: Berawal dari Laporan Tim Intelijen, TNI AL Tangkap 3 Kapal, Muatannya Ternyata

Komandan KRI Teuku Umar - 385, Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung, membenarkan kejadian tersebut.

Dia menjelaskan kronologis kejadiannya.

BACA JUGA: Detik-Detik Prajurit TNI AL Menyelamatkan 10 ABK dari Kapal yang Terbakar di Teluk Jakarta

Dalam keterangan Letkol Faisal mengatakan proses evakuasi dimulai saat awak KRI Teuku Umar melihat kepulan asap dari kejauhan.

Kemudian KRI mendekati dan mengidentifikasi kapal tersebut dengan cara kontak secara visual.

BACA JUGA: Duh! Kapal Kargo Angkut Ribuan Porsche Hingga Lamborghini Terbakar, Mohon Bersabar

Menurut Letkol Faisal, kondisi kapal yang terbakar cukup besar mengakibatkan KRI Teuku Umar tidak dapat berbuat banyak untuk memadamkan api yang telah membakar sekitar 80 persen kapal penangkap ikan itu.

"Beruntung 10 awak kapal telah meninggalkan kapal ketika menyadari kebakaran tidak dapat ditanggulangi dan dititipkan pada kapal ikan lain,” ujarnya.

Ke-10 awak kapal yang merupakan nelayan itu terlebih dahulu diperiksa kesehatannya sebelum dititipkan pada kapal ikan lain KM Blessing 03 yang melintas di sekitar lokasi kejadian menuju Pelabuhan Muara Angke Jakarta.

Penyebab kebakaran dan perkiraan besarnya kerugian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Arsyad Abdullah mengapresiasi upaya pertolongan oleh jajarannya sebagai bentuk implementasi instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Yudo berharap keberadaan TNI AL di mana saja harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, terutama masyarakat pengguna laut.

“Prajurit TNI AL jangan ragu-ragu memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada termasuk sistem kesenjataannya guna kepentingan kemanusiaan," ujar Pangkoarmada I.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler