Lihat Tuh Tampang Pelaku Penyerangan Mapolresta Yogyakarta

Rabu, 09 Juni 2021 – 00:48 WIB
Polisi mengamankan seorang pria yang mendatangi Mapolresta Yogyakarta dengan membawa senjata tajam jenis golok pada Selasa siang. Foto: ANTARA/HO/Polresta Yogyakarta

jpnn.com, YOGYAKARTA - Pria berinisial K mendatangi Mapolresta Yogyakarta dengan membawa senjata tajam jenis golok sembari memaki polisi pada Selasa siang.

Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta masih mendalami motif pria tersebut.

BACA JUGA: Malam Itu Mbak PT Berada di Hotel

"Saat ini diamankan di Mako Polresta. dilakukan pendalaman, diinterogasi apa motifnya oleh satreskrim," kata Kasubag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharjo, Selasa (8/6).

Timbul menjelaskan K tiba di depan Mapolresta Yogyakarta pada pukul 14.00 WIB.

BACA JUGA: DS Sudah Ditangkap, soal Duit Rp362 Juta, Parah

Dari luar halaman, pria itu kemudian memukuli pagar besi dengan senjata tajam berupa golok sembari memaki petugas kepolisian yang tengah berjaga.

"Saat itu posisi pintu gerbang (Mako Polresta) setengah tertutup," kata dia.

Mengetahui peristiwa itu, petugas berupaya mengamankan pria berusia 40 tahun tersebut. Kendati sempat menghindar dan berjalan ke arah barat Polresta, pria itu akhirnya berhasil diamankan.

"Dalam hal ini sama sekali tidak ada yang terluka," kata dia.

Timbul menuturkan berdasarkan pengakuan sementara, pria itu berasal dari Tuban, Jawa Timur.

Dengan berjalan kaki melalui Klaten, Jawa Tengah, dia mengaku hendak menuju ke suatu tempat di Yogyakarta.

"Katanya ingin ke suatu alamat di Yogyakarta. Kebetulan saat cari alamat itu, ketemu kantor polisi (Mako Polresta Yogyakarta)," kata dia.

Saat ditanya petugas alasan membawa golok dan memaki polisi, pria itu memberikan keterangan layaknya berhalusinasi.

"Seperti ada kata-kata di pikirannya sehingga melakukan itu. Pengakuannya demikian," katanya.

Menurut Timbul, selain golok, pria itu datang tanpa membawa barang lainnya termasuk kartu identitas. "Tidak ada, cuma pakaian yang melekat di badan saja," kata dia.

Meski dugaan sementara mengarah seperti perilaku orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), dia menegaskan polisi tetap melakukan pendalaman sesuai prosedur standar operasi (SOP), apalagi pria tersebut terbukti membawa senjata tajam.

"Kami tetap melakukan pemeriksaan, pendalaman, baru kami simpulkan. Saat ini masih diikat di lobi, dia diam tidak merespons apa pun. Kalau ditanya baru dia jawab," ujar Timbul. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler