Lima Daerah Raih Penghargaan Raksaniyata 2011

Rabu, 16 November 2011 – 17:46 WIB

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Boediono menyerahkan penghargaan Raksaniyata 2011 kepada lima kabupatenPenghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah yang dianggap mampu mempertahankan tutupan vegetasi berhutan pada kawasan berfungsi lindung

BACA JUGA: Anak Buah SBY Sebut Pemerintah Tak Tegas



"Terima kasih kepada para bupati yang sudah menjadi pelopor di daerahnya masing-masing
Semoga daerah lain juga mengikutinya

BACA JUGA: Eselon III dan IV Dihapus dari Jabatan Struktural

Ini adalah gerakan bersama yang harus melibatkan seluruh elemen, semua yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati," kata Boediono saat memebrikan sambutan pada acara penyerahan penghargaan Raksaniyata 2011 di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (16/11)


Kelima kabupaten yang meraih pengharagaan itu masing-masing, Kolaka (Sulawesi Tenggara), Deli Serdang (Sumatera utara), Buleleng (Bali), Lampung Barat (Lampung), dan Paser (Kalimantan Timur)

BACA JUGA: Awas, Awal 2012 Bakal Marak Bencana Alam

Selain penghargaan Raksaniyata, empat kabupaten juga diberikan piagam Raksaniyata, yakni Blitar (Jawa Timur), Lombok Barat (Nusa Tenggara Barat), Bojonegoro (Jawa Timur), dan Sumbawa (Nusa Tenggara Barat)

Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya, pemberian penghargaan didasarkan pada evaluasi kinerja terhadap 103 kabupaten, dimana terdapat 88 kabupaten yang bisa menjaga kawasan hutan berfungsi lindungKemudian dari 88 kabupaten ini diseleksi menjadi lima kabupaten yang mendapat penghargaan dan empat lainnya mendapat piagam"Program ini diarahkan untuk mengetahui simpanan karbon dari tutupan lahan guna mendukung penurunan gas rumah kaca 26 persen," katanya

Selain memberikan penghargaan, Boediono juga memberikan Tanda Kehormatan Satyalencana Pembangunan kepada 12 orang yang sebelumnya telah memperoleh Kalpataru dari Presiden atas jasanya dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidupMereka adalah Mashuri (Jateng), Raichul Amar (Sumbar), Frans Manansang (Jabar), Didi SJ Manengkey (Sulut), Marthen Mandenasi (Papua), Antipas Laana (NTT), Mujiman (Yogyakarta), Supri (Jatim), Mulyono Herlambang (Jateng), Kade Sidiyasa (Kaltim), Rustam Ibrahim (Jakarta), dan Huki Radadiman (NTT)(awa/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bantah Muhaimin Kecipratan, Nyoman Tegaskan Fee untuk Banggar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler