Lima Formasi CPNS Nihil Pelamar

Selasa, 16 September 2014 – 05:17 WIB
Lima formasi CPNS yang dibuka Pemkab Bulungan tidak ada pelamarnya. Foto: Dok. JPNN.com

jpnn.com - TANJUNG SELOR - Panitia Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (Pansel CPNS) Bulungan resmi menutup penerimaan berkas pelamar formasi CPNS, Sabtu (13/9) pukul 11.00 Wita.

Dari hasil verifikasi berkas dengan jumlah total pelamar mencapai 1.610 berkas, diketahui 5 formasi tak ada pelamar. 5 formasi itu adalah, Guru Komputer Strata 1 (S1) Ilmu Komputer, Penyuluh Pertanian S1 Peternakan, Arsiparis S1 Kearsipan dan 2 formasi Pranata Laporan Keuangan Diploma III (DIII) Akutansi.

BACA JUGA: Tak Ada Pelamar CPNS Memenuhi Syarat, 8 Formasi Kosong

Sangat disayangkan memang, 5 formasi tersebut tak terisi, padahal untuk mendapat kuota 129 formasi butuh perjuangan. Saat pengajuan formasi misalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan sempat beberapa kali melakukan revisi dan melengkapi persyaratan sebagaimana diwajibkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), seperti Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK). Agar 5 formasi itu tak hangus, BKD Bulungan dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi ke pusat berharap bisa menggeser formasi yang kosong tadi.

"Kami akan koordinasi ke Kementerian PAN-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) terlebih dahulu dalam waktu dekat ini," kata Kepala BKD Bulungan Indriyati.

BACA JUGA: Istri Dicakar dan Dipukul, Anak Terinjak

Selain formasi kosong, data yang berhasil diperoleh harian ini dari Pansel CPNS Bulungan, ada juga formasi yang hanya diisi satu pelamar. Setidaknya ada 3 formasi dengan satu pelamar, yakni formasi Analisis Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur, Penyuluh Kehutanan dan Sanitarian. Secara matematis, pelamar pada formasi tersebut kemungkinan besar bisa lolos menjadi abdi negara. Alasannya tidak ada pesaing dalam formasi tersebut.

Kendati demikian, sebagaimana dikatakan Indriyati, ketiga pelamar tersebut tetap harus mengikuti seleksi CAT dan wajib memenuhi passing grade nilai yang sudah ditetapkan panitia seleksi nasional (Panselnas).

BACA JUGA: Formasi Dokter Spesialis Kurang Diminati

"Mereka kan ikut tes dan mengisi soal secara online, jadi harus lulus," ujarnya.

Kepada pelamar yang mengisi formasi dengan 1 pelamar tadi, Indriyati berharap agar tidak terlena dan tetap belajar agar bisa lulus pada seleksi CAT. "Sayang sekali kalau sampai tidak lulus," harapnya.(din/ris)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Banyak Konsumen Beralih ke Elpiji 3 Kg


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler