jpnn.com, PYONGYANG - Topan Lingling mulai bergerak ke Korea Utara, Minggu (8/9). Kim Jong Un pun langsung menggelar pertemuan darurat dengan jajarannya untuk mengantisipasi fenomena alam yang telah memporak poranda sejumlah wilayah di Korea Selatan itu.
Media pemerintah Korea Utara, KCNA mengabarkan bahwa Kim memarahi pejabat terkait karena kurangnya tindakan dalam menghadapi bencana. Dia juga mendesak para pejabat untuk menjadikan perhatian utama pada perlindungan tanaman serta bendungan dan waduk.
BACA JUGA: Parlemen Korut Sahkan Amandemen, Kim Jong Un Makin Berkuasa
BACA JUGA: Rezim Kim Jong Un Paksa Bocah 7 Tahun Menonton Keluarganya Dihukum Mati
Selain itu, evakuasi juga dilakukan pada warga yang tinggal di daerah rawan banjir. Sedangkan infrastruktur utama seperti jembatan dan bangunan diawasi dengan ketat.
BACA JUGA: Megawati Dorong Korea Makin Intensifkan Perdamaian dan Kerja Sama
Dikabarkan BBC, Lingling mendarat di Korea Selatan pada Sabtu (7/9). Bencana ini menyebabkan setidaknya tiga orang meninggal dunia dan ribuan rumah kehilangan pasokan listrik. Setelah itu Lingling bergerak ke utara dengan kecepatan hingga 140 km/jam. (rmol/jpnn)
BACA JUGA: Tetes Air Mata Bu Mega demi Satukan 2 Korea
BACA ARTIKEL LAINNYA... Jepang Curiga Korut Kembangkan Senjata Pemusnah Massal Baru
Redaktur & Reporter : Adil