Lintasan Bandara SSK II Pekanbaru Segera Diperpanjang

Larangan Pendaratan Boeing 737-900 ER Hanya Saat Cuaca Buruk

Rabu, 16 Februari 2011 – 19:19 WIB

JAKARTA — Kementrian Perhubungan berkomitmen untuk segera memperpanjang landasan (runway) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II PekanbaruPembangunan runway bandara di Ibukota Provinsi Riau ini dinilai sudah sangat mendesak, karena aktifitas bandara semakin meningkat.

Kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/2) Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan, Herry Bhakti S Gumay, mengatakan pembangunan runway bandara SSK II Pekanbaru akan dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai tahun ini juga

BACA JUGA: Leptospirosis Landa Kulonprogo

"Bukan karena insiden kemarin tapi memang sudah kami rencanakan, anggarannya juga sudah kami siapkan
Tahun ini juga akan dilakukan perpanjangan landasan," kata Herry.

Direncanakan, panjang landasan Bandara SSK II Pekanbaru yang semula 2.240 meter akan diperpanjang menjadi 2.600 meter

BACA JUGA: Bupati Temanggung Keluhkan Pemberitaan Media

Sedangkan lebar landasan dari 30 meter akan diperlebar menjadi 45 meter persegi
Untuk pembangunannya, akan dilakukan kerjasama anggaran dengan sistem sharing antara Kemenhub bersama PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara.

Kapuspom Publik Kementrian Perhubungan Bambang S Ervan menambahkan, anggaran yang sudah disiapkan oleh Kemenhub untuk memperpanjang dan memperlebar runway Bandara SSK II Pekanbaru adalah sebesar Rp5 miliar

BACA JUGA: Bertengkar di Laut, Suami Isteri Tenggelam

Namun angka Rp5 miliar itu baru komitmen untuk tahun 2011

"Nanti tahun 2012, kita akan siapkan anggaran lagi untuk SSK II PekanbaruTapi anggaran ini tidak termasuk untuk pembebasan lahan, karena itu nanti akan sharing lagi dengan Pemda setempat," kata Bambang.

Terkait insiden tergelincirnya Lion Air di Bandara SSK II, kemarin, Bambang memastikan bahwa insiden itu bukan dikarekana landasan yang pendekMeski demikian Kemenhub masih menunggu hasil investasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Panjang landasan sebenarnya tidak ada masalahBuktinya pesawat lain tidak bermasalahMakanya perlu hasil investigasi KNKTBatas waktunya tidak bisa kita intervensi, tapi dipastikan investigasi ini tidak akan berpengaruh pada Bandara SSK II Pekanbaru," kata Bambang.

Seluruh pesawat jenis Boeing 737-900 ER untuk sementara memang tidak diperkenankan mendarat di Bandara SSK II PekanbaruNamun Bambang juga menambahkan, kebijakan hanya berlaku pada saat cuaca buruk saja atau pada saat landasan basah karena hujan.

"Kalau cuaca baik dan diyakini bisa mendarat sesuai prosedur, maka tidak ada masalahJadi tidak perlu khawatir akan berdampak pada potensi daerah, karena bagaimanapun bandara SSK II Pekanbaru aktifitasnya cukup padat untuk kawasan Sumatera," tegas Bambang.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemuka Agama Sepakati Perdamaian


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler