LPI Langsung Pakai Wasit Asing

Rabu, 27 Oktober 2010 – 16:38 WIB
SURABAYA - Wasit asing akan langsung bertugas dalam turnamen pra-kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) 10 November nantiTim perumus LPI berharap even yang dihelat di Surabaya, Medan, dan Makassar itu menjadi wujud dari keseriusan mereka mengadakan kompetisi profesional.

Saleh Ismail Mukadar pemrakarsa Persebaya sebagai peserta LPI menyatakan bahwa wasit asing itu akan didatangkan dari tiga negara

BACA JUGA: Deltras v Arema: Hapus Mitos Imbang

"Wasit-wasit itu berasal dari Uzbekistan, Portugal, dan Australia," kata saleh kemarin (26/10)
Hanya, Saleh belum berani memastikan apakah tiga komponen pengadil di lapangan terdiri adalah wasit asing.

Di sisi lain, dia memungkinkan wasit-wasit di lingkungan kompetisi internal pengcab turut bertugas

BACA JUGA: Bersiap Menjamu Nyonya Tua

Bahkan, Saleh menyebutkan bahwa cukup banyak wasit di naungan Pengcab PSSI Surabaya yang dipimpinnya merupakan wasit bersertifikat nasional.

Dalam turnamen tersebut, setiap grup akan dihuni oleh enam sampai delapan tim berdasarkan wilayah geografis
Di Surabaya, menurut Saleh, akan diikuti Persebaya, Arema, Persema, Persis, Semarang FC, Persibo, dan Deltras

BACA JUGA: Button Ingin Berjuang Sampai Akhir

Namun, para peserta itu juga masih ditunggu konfirmasi terakhirnyaSalah satunya Deltras yang belum memastikan diri.

Tim lainnya juga belum berani memastikan diri ikut sertaManajer Persibo Letkol (Inf) Taufik Riesnendar mengakui bahwa konsep LPI cukup menguntungkan klubPersibo juga diakuinya masuk dalam deret peserta LPI yang sudah diumumkan para perumusnya"Tapi bukan berarti kami sudah bisa dikatakan ikut," tegas Taufik.

Pada prinsipnya, Persibo akan mengikuti kompetisi yang menguntungkan tim dan daerahTermasuk tidak lagi menggunakan APBDMeski demikian, azas legalitas tetap menjadi pertimbangan tim berjuluk Laskar Angling Dharma ituTaufik menyatakan bahwa timnya akan mengikuti kompetisi yang tetap diwadahi oleh federasi seperti PSSI"Kalau memang LPI diwadahi oleh PSSI, kami akan ikut," ungkapnya.

Selama legalitas LPI belum dipastikan, wajar jika klub calon peserta masih raguApalagi, PSSI kerap bersikap sinis terkait LPISalah satunya ancaman untuk mengeluarkan klub peserta LPI dari keanggotaan PSSI.

Pengcab PSSI Surakarta tak terlalu bermasalah dengan hal ituSebab, mereka membentuk tim baru untuk mengikuti LPIKarenanya, klaim yang menyebut Persis Solo sebagai salah peserta LPI tidak sepenuhnya benarDi ajang LPI, Kota Bengawan justru diwakili tim baru bernama Solo FC"Kalau Persis Solo tetap akan mengikuti kompetisi Divisi Utama, tapi yang mengikuti LPI adalah Solo FC," terang Ruhban Ruzziyatno, sekretaris Pengcab PSSI Surakarta.

Soal komposisi pemain dan pelatih Solo FC, Ruhban mengaku belum bisa mempublikasikanTapi dia memastikan bahwa komposisi pemain Solo FC lebih baik dari Persis yang berlaga di Divisi Utama"Untuk Solo FC, kami menggunakan pemain asingSementara Persis semuanya pemain lokal," terang pria yang juga sekretaris Persis Solo itu.

Bahkan, saat ini Solo FC sedang menunggu pemain asing asal Prancis dan salah satu negara AsiaSoal prospek Solo FC, Ruhban mengakui tim tersebut sudah meraih keuntungan di tahun ketiga atau keempat"Jika sudah untung, maka saham akan dilempar ke publikDan, ini semakin mendukung keuangan tim," tuturnya(uan/ko)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rooney Masih Dimusuhi Fans


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler