Luar Biasa, Menpora Amali Dapat Gelar Profesor Kehormatan dari UNNES

Sabtu, 20 Agustus 2022 – 19:15 WIB
Menpora Zainudin Amali seusai dikukuhkan menjadi profesor kehormatan oleh UNNES Semarang. Foto: Humas Kemenpora

jpnn.com - JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali dikukuhkan sebagai profesor kehormatan di bidang ilmu kebijakan olahraga (sport policy) dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK UNNES). Proses pemberikan gelar profesor itu dilakukan di Auditorium UNNES, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/8). 

Dalam tayangan langsung di akun UNNES di YouTube, Menpora Amali memberikan orasi ilmiah sebelum dikukuhkan sebagai profesor kehormatan.  Orang nomor satu di dunia olahraga Indonesia itu menilai penghargaan sebagai profesor kehormatan dari UNNES tersebut merupakan hal yang luar biasa.

BACA JUGA: Okto: Pak Menpora Amali Memang Pantas Menyandang Gelar Profesor

"Dengan posisi sebagai guru besar atau profesor, tentu saya harus bisa melakukan tugas-tugas sebagai guru besar di UNNES. Ini merupakan penghargaan yang luar biasa," ucap Menpora Amali.

Sebagai menteri dan juga dosen di UNNES, Menpora Amali memastikan tugasnya tak akan terganggu. 

BACA JUGA: Update Rencana Training Center di IKN, Petinggi PSSI Temui Menpora Amali

Dengan menyandang status guru besar tersebut, Menpora Amali mengaku harus memastikan tugas-tugas akademiknya bisa terus berjalan di tengah kesibukan sebagai seorang pembantu presiden.

"Saya bagian dari kampus ini dan tugas saya sebagai menpora tidak akan menghalangi kerja-kerja saya," ucap pria kelahiran Gorontalo itu. 

BACA JUGA: Menpora Amali Dukung Indonesia Jadi Ketua ASEAN 2023

Sebagai akademisi UNNES, Menpora Amali memastikan bakal makin terpacu untuk memaksimalkan penerapan desain besar olahraga nasional (DBON). 

Dia berharap paparan yang sudah diberikannya yang mengiringi orasi ilmiah, bisa dimaksimalkan pelaksanannya.

"Mudah-mudahan ini akan membawa perkembangan yang signifikan di dunia olahraga. Baik tata kelolanya, sport science-nya dan lainnya. Kami dorong UNNES ini menjadi universitas kelas dunia," katanya.

Memang, dalam penerapan DBON, pemerintah menggandeng perguruan tinggi sebagai ujung tombak pelaksanaannya. 

Bukan hanya dalam olahraga prestasi, tetapi juga dalam olahraga pendidikan serta olahraga prestasi.

"UNNES menjadi salah satu sentra pembinaan talenta-talenta muda di bidang olahraga untuk Jawa Tengah dan sekitarnya," tuturnya.

Dalam pelaksanaan DBON, ada sepuluh sentra yang telah ditetapkan untuk menjalankan.

Selain UNNES ada beberapa kampus di daerah lain yang digandeng untuk memastikan DBON ini berjalan sukses. (dkk/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler