Luhut Panjaitan Jadi Warga Kehormatan Brimob karena Dinilai Berjasa

Sabtu, 20 Agustus 2016 – 09:25 WIB
Luhut L Panjaitan. Foto: Dokumen JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Brigjen (Tituler) Luhut L Panjaitan ternyata sangat berjasa kepada Korp Brimob Polri. Betapa tidak, Luhut mengabdikan dirinya kepada Bapak Brimob sepanjang masa, Komjen (Purn) M Yasin.

"Iya, dia (Luhut) punya jasa dulu waktu zamannya Pak Yasin. Pak Luhut itu yang jaga Pak Yasin sampai beliau meninggal. Pak Yasin ini Bapak Brimob. Jadi Brimob merasa terharu zaman itu. Mungkin karena ada masukan-masukan, sehingga dia (Luhut) dikasih warga kehormatan‎," kata Kakorbrimob Polri Irjen Murad Ismail di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (19/8).

BACA JUGA: Gila..Omzetnya Bisa Mencapai Rp 1 Trilun per Tahun

Luhut menjadi buah bibir setelah digiring paspampres ke luar Istana‎ Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (17/8) lantaran menggunakan baju Polri resmi dan mengenakan pangkat bintang satu di pundaknya. Menurut Murad, baju Polri resmi yang diberikan kepada warga kehormatan tidak boleh digunakan di luar acara Polri.

"Tidak ada yang salah di sini. Karena ketidaktahuan saja," imbuh Murad. Menurutnya, Luhut bahkan mengantongi undangan untuk hadir dalam upacara‎ pengibaran bendera di Istana Presiden.

BACA JUGA: Jenderal Gatot: Saya Tahu Wartawan Sering Stres

Luhut sendiri mendapat penghargaan tituler sesuai surat keputusan (Skep) Kep/57/XIX/Nov2014. Luhut merupakan ajudan dan perawat Komjen M Yasin, hingga menutup usia pada 2012 silam. 

Atas rekomendasi sejumlah perwira Polri, termasuk keluarga Komjen M Yasin, maka Luhut dinobatkan sebagai warga kehormatan dan diberikan gelar Tituler.

BACA JUGA: Begini Sulitnya Telusuri Transaksi Keuangan Fredi Budiman

Namun, karena peristiwa yang terjadi pada saat upacara pengibaran bendera di Istana Presiden yang lalu, Korp Brimob akhirnya mencabut Skep Luhut, sebagai anggota Tituler.

"Kami sudah cabut. Tapi yang kami cabut itu masalah Skep. Saya diperintah Pak Kapolri (Jenderal Tito Karnavian). Kami sudah rapat, lalu dicabut Skep pangkat tituler itu," terang Murad.

Meski demikian, Murad memastikan, meski Skep Tituler Luhut dicabut, tapi ia tetap warga kehormatan di Korp Brimob Polri. "Masalah warga kehormatan tetap. Masalah yang lain-lain itu biasalah," tukas Murad. (Mg4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Naturalisasi Archandra Rumit, Beda dengan Irfan Bachdim


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler