Lupakan Ginting, Penggemar Malaysia Lebih Suka Lee Zii Jia Bertemu Sosok Ini

Jumat, 15 Oktober 2021 – 14:40 WIB
Tunggal Putra andalan Malaysia Lee Zii Jia. Foto: (BWF)

jpnn.com, KUALA LUMPUR - Selama ini rivalitas antara pebulu tangkis Indonesia dan Malaysia kerap menjadi sorotan.

Khusus di sektor tunggal putra, rivalitas ini sudah dibangun sejak satu dekade ke belakang. Saat itu Indonesia memiliki Taufik Hidayat, sementara Malaysia punya Lee Chong Wei.

BACA JUGA: Begini Peluang Indonesia Mengalahkan Malaysia di Perempat Final Piala Thomas

Kini persaingan dua negara tetangga itu kembali menggeliat di sektor tunggal putra. Indonesia melahirkan Anthony Sinisuka Ginting yang masih bertengger di peringkat lima dunia.

Malaysia di sisi lain, punya Lee Zii Jia yang sedang naik daun karena berhasil membenamkan sejumlah tunggal putra elite dunia.

BACA JUGA: Piala Thomas: Sering Bentrok dengan Malaysia, Indonesia Siap Gebuk Negeri Jiran

Pebulu tangkis kelahiran Alor Selar, Malaysia, itu bahkan mengalahkan Ginting dua gim langsung (21-11, 21-16) di pertemuan terakhir, tepatnya di turnamen Piala Sudirman. 

Rival Lee Zii Jia

BACA JUGA: Ginting dan Jojo Bikin BWF Terkesima, Alasannya Wah

Seperti dikutip dari media Malaysia The Star, kini masyarakat Negeri Jiran mulai mengalihkan fokusnya dari Ginting dan menganggap Kento Momota ialah rival terberat Lee Zii Jia.

Kedua pebulu tangkis tersebut saling mengalahkan dalam lima laga terakhir. Pertama, di ajang Malaysia Masters 2020, Momota unggul 21-10, 21-19 atas Lee.

Namun, Lee berbalik menggasak Momota di All England 2021 dengan skor 21-16, 21-19. 

Keduanya kembali bentrok di fase Grup D Piala Sudirman 2021. Kali ini Momota yang unggul melawan Lee dengan skor 21-18, 21-10.

Akan tetapi, Lee lagi-lagi mampu menghajar Momota ketika keduanya jumpa di perempat final Piala Sudirman. Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu menaklukkan tunggal putra Jepang tersebut dengan skor 22-20, 21-19.

Terbaru, di ajang Piala Thomas 2020, Lee Zii Jia kembali berjodoh dengan Kento Momota di fase Grup D. Kali ini laga menjadi milik Momota dengan keunggulan 15-21, 21-12, 23-21.

Jelas sudah bahwa Lee dan Momota menciptakan rivalitas baru di sektor tunggal.

Kepala pelatih tunggal putra Malaysia Hendrawan mengaku takjub dengan perkembangan Lee Zii Jia. Menurutnya, anak didiknya itu sedang berkembang menuju arah positif.

"Kalah dari pemain top seperti Kento akan membuatnya haus akan kesuksesan. Saya yakin dia akan melangkah dan memberikan pertarungan yang lebih baik di waktu berikutnya," tutur pria asal Indonesia itu.

Kini Lee berpeluang kembali bertemu Ginting di perempat final Piala Thomas 2020 karena Indonesia dan Malaysia akan saling bentrok pada sore nanti.(thestar/mcr15/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dhiya Muhammad El-Labib

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler