M Kece Ditangkap karena Menista Agama, Pendeta Saifuddin: Sumber Semua Ini Abdul Somad

Selasa, 21 September 2021 – 10:06 WIB
Ustaz Abdul Somad. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pendeta Saifuddin Ibrahim mengomentari surat terbuka Irjen Napoleon Bonaparte yang berisi pengakuan dan alasan dirinya menganiaya Muhammad Kece di dalam rumah tahanan Bareskrim Polri.

Irjen Napoleon melalui suratnya menyatakan sebagai seorang muslim tidak terima agamanya dihina Muhammad Kece.

BACA JUGA: 15 Hp Android tak Bisa Buka Youtube hingga Gmail Mulai Pekan Depan, Buruan Dicek!

"Kalau dia mengatakan, 'saya boleh disakiti, tetapi jangan nabi saya dan agama saya dan jangan Allah saya yang dihina', ini sangat merusak citra NKRI yang mau kita bangun sebagai negara yang saling mengasihi dan mencintai," kata Saifuddin saat dihubungi JPNN.com, Senin (20/9).

Saifuddin yang merupakan kerabat Muhammad Kece itu juga mempersoalkan penangkapan YouTuber kontroversial tersebut atas kasus penistaan agama.

BACA JUGA: Terungkap Cara Irjen Napoleon Masuk Sel Muhammad Kece Tengah Malam, Tegang, Menjijikkan!

Dia lantas meminta keadilan agar polisi juga menangkap Ustaz Abdul Somad yang dia klaim lebih dahulu menghina agama Kristen.

"Kalau menangkap Muhammad Kace tangkap dulu penista agama Kristen, karena sumber semua ini dari Abdul Somad yang menghina kekristenan lebih dahulu. Itu namanya adil," ujar Saifuddin.

BACA JUGA: Petugas Rutan Bareskrim saat M Kece Dianiaya Diperiksa Propam, Ini Hasilnya

Pendeta Saifuddin juga menyayangkan tindakan Napoleon. Alasannya, mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu juga berstatus tahanan.

"Dia (Napoleon, red) sudah ada di tahanan Polri, enggak berhak dong menyiksa siapa pun, dia harus tunduk pada hukum, dia harus taat pada hukum. Itu namanya jenderal mental kopral," tutur Pendeta Saifuddin.

Sebelumnya, Irjen Napoleon Bonaparte telah dilaporkan Muhammad Kece ke Bareskrim Polri atas tindakan penganiayaan.

Napoleon pun buka suara terkait tindakan yang dilakukannya itu.

Hal ini dia sampaikan melalui surat terbuka yang dibuatnya sendiri dan dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Gunawan Raka.

Dalam surat terbukanya, Irjen Napoleon menjelaskan motif utamanya melakukan penganiayaan terhadap Muhammad Kece. (cr3/jpnn)



Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ustaz Abdul Somad Sowan Cak Nun, Bersalaman, Kepalanya Menunduk


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler